Warga Australia Terdampak di Bali, Diperiksa Kaki Sakit
Gambar atau konten salah?
Seorang warga negara Australia, yang tinggal tanpa tempat tinggal di Bali, ditemukan di sebuah bangunan kosong di Jalan Sunset Road, Legian, Kuta, Badung. Ia terlihat terluka di kaki dan tidak bisa berjalan.
Komandan Regu Satpol PP Badung BKO Kuta, I Wayan Suantara, mengungkapkan bahwa ia pertama kali dihubungi oleh Konsulat Australia pada 14 April 2026 untuk memeriksa keberadaan WNA tersebut. Pada 17 April, Suantara mengatakan, “Memang betul ditemukan seorang WNA paruh baya. Kondisi sakit. Sakit dalam artian kakinya sakit, tidak bisa jalan. Karena mungkin ada luka infeksi ya,” ujarnya saat dihubungi.
Selama pemeriksaan, tim Satpol PP mencoba mengajak WNA tersebut ke rumah sakit, namun ia menolak. Suantara menjelaskan, “Kami berusaha untuk membujuk tamu itu untuk diajak ke rumah sakit. Kemudian tamu itu tidak mau. Memang nolak pada saat itu,” ungkapnya. Ia menilai penolakan tersebut mungkin dipengaruhi trauma dan ketidakpercayaan. WNA tersebut mengaku pernah mengalami masalah dengan teman lokalnya, yang masih menahan sepeda motor miliknya. Suantara menambahkan, “Dia punya teman lokal. Kebetulan dia punya sepeda motor juga. Itu masih dibawa sama temannya ini, teman lokal ini,” katanya.
Setelah meminta bantuan, Konsulat Australia menindaklanjuti pada 15 April dan akhirnya menemui WNA tersebut. Ia bersedia dirujuk ke rumah sakit. Saat ini, WNA tersebut dirawat di RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk penanganan lebih lanjut terkait kondisi kakinya. Kasus ini masih ditangani oleh pihak Konsulat Australia.
Kasus ini menyoroti tantangan dalam memberikan bantuan medis kepada warga negara asing di daerah terpencil, serta pentingnya membangun kepercayaan agar pasien dapat menerima perawatan tepat waktu.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
