Whitechapel: Masjid Besar dan Kuliner Halal di London
Gambar atau konten salah?
Whitechapel, London, menjadi tempat yang tak terduga bagi saya ketika keluar dari stasiun di kawasan timur kota. Papan penunjuk jalan menampilkan dua bahasa, Inggris dan Bengali, menandakan keberadaan komunitas Muslim yang kuat.
Kawasan ini memang dikenal sebagai salah satu pusat komunitas Muslim di London. Saya pertama kali datang di sini untuk bermain badminton bersama teman-teman Indonesia pada malam hari. Namun suasana yang saya temui lebih menarik dari sekadar permainan. Banyak orang mengenakan peci, toko-toko halal berjejer di sepanjang trotoar, dan nuansa religius terasa begitu kental.
Ketertarikan itu membuat saya kembali ke Whitechapel setelah menghadiri acara halal bihalal di Indonesian Islamic Centre London. Saat keluar dari stasiun, suara adzan tiba-tiba mengisi udara. Suara itu datang dari East London Mosque, salah satu masjid terbesar di Eropa yang mampu menampung hingga sekitar 7.000 jamaah.
Masjid ini berdiri sejak 1985 dan menampilkan arsitektur modern dengan dominasi warna bata merah yang mencolok. Warna tersebut membuatnya mudah dikenali di tengah kota. Saya segera mengambil ponsel dan merekam momen ketika adzan memanggil para jamaah.
Whitechapel tidak hanya terkenal karena masjidnya. Di sekitar area, makanan halal tersedia di hampir setiap sudut. Toko hijab dan gamis berjejer rapi, dan berbagai perlengkapan ibadah mudah ditemukan. Bahkan peci dengan beragam warna—yang biasanya identik dengan kawasan ziarah di Indonesia—juga banyak dijual di sini.
Di akhir kunjungan, saya membeli parfum Arab sebagai oleh‑oleh. Rasanya seperti menemukan “kampung halaman kecil” di tengah kota metropolitan dunia. Pengalaman ini memberi saya rasa hangat, haru, sekaligus bangga akan keberagaman yang ada.
Bagi Anda yang merindukan suasana Ramadan atau ingin merasakan atmosfer Muslim yang kuat di Eropa, Whitechapel adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Jika tradisi membeli baju Lebaran masih ingin dipertahankan saat tinggal di luar negeri, kawasan ini bisa menjadi pilihan menarik.
Untuk menuju Whitechapel, gunakan kereta bawah tanah dan turun di stasiun Whitechapel. Jika naik bus, turun di stasiun Whitechapel, Royal London Hospital, atau sekitarnya.
Whitechapel menunjukkan bahwa komunitas Muslim di London tidak hanya hadir secara spiritual, tetapi juga memberi warna budaya dan kuliner yang kaya bagi siapa saja yang ingin menjelajahinya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Turis Australia Siram Pasangan China di Pulau Padar Viral
Arkeolog Temukan Kota Bizantium dan 'Lidah Emas' di Mesir
Perpustakaan Nyi Ageng Serang Kembali Dibuka, Diserbu Gen Z
Prancis Tetap Primadona Wisata Usai Kalah Piala Dunia
Hari Bastille 2026: Prancis Rayakan, Timnas Tersingkir
Perpustakaan Jakarta Kini Buka Lagi, Ada Vinyl dan Board Game
