Xiaomi Perbarui SU7: 15.000 Pesanan dalam 8 Jam Jarak 720 km
Gambar atau konten salah?
Baru saja, Xiaomi memperbarui model SU7. Hanya delapan jam setelah dirilis, mobil ini sudah memunculkan ribuan pesanan di China.
SU7 pertama kali muncul dua tahun lalu, lalu cepat menjadi sedan populer. Biasanya, produsen mobil menunggu empat atau lima tahun untuk memperbarui satu model, tapi Xiaomi, sebagai perusahaan teknologi, bisa melakukan penyegaran lebih cepat.
Model ini masih dijual dalam tiga konfigurasi: Standard, Pro, dan Max. Dari data Carscoops, 15.000 pemesanan tercatat dalam waktu 8 jam.
Varian termurah, alias base model, menggunakan baterai lithium‑iron phosphate (LFP) berkapasitas 73 kWh. Motor penggerak roda belakang menghasilkan 315 hp (235 kW). Meskipun varian ini paling dasar, jarak tempuhnya diklaim mencapai 720 km berdasarkan pengujian CLTC. Harga 219.900 Yuan, atau sekitar Rp 541 juta (kurs 1 Yuan = Rp 2.463).
Untuk konsumen yang khawatir baterai habis di jalan, ada varian SU7 Pro. Motor tetap 315 hp, namun baterainya ditingkatkan menjadi 96,3 kWh. Dengan kapasitas besar ini, SU7 Pro dapat menempuh 902 km per pengisian penuh, menjadikannya salah satu mobil listrik dengan jarak terjauh di kelasnya. Harga 249.900 Yuan, setara Rp 615 juta.
Di kabin, tampilan menjadi lebih modern. Terdapat layar tengah 16,1 inci, panel instrumen 7,1 inci yang dapat diputar, serta head‑up display. Sistem infotainment mendukung kontrol suara dan interaksi multi‑layar.
Dari sisi keselamatan, bodi mobil diperkuat dengan material kuat hingga 2.200 MPa dan dilengkapi sembilan airbag. Ada juga sistem pembuka pintu darurat dengan tiga jalur cadangan daya, tetap berfungsi dalam kondisi ekstrem.
Xiaomi memperkenalkan “Dragon Chassis” dengan suspensi double wishbone di depan dan five‑link di belakang. Varian tertinggi memakai suspensi udara dual‑chamber dengan peredam adaptif yang menyesuaikan kondisi jalan secara prediktif.
Secara keseluruhan, Xiaomi berhasil memperbarui SU7 dengan cepat, menawarkan varian yang berbeda dalam hal baterai, jarak tempuh, dan fitur interior, sambil menjaga harga tetap kompetitif di pasar China.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Toyota Panggil Produsen Jepang Bersatu Lawan Mobil China
Tragedi Indramayu: 12 Tewas Akibat Pikap Angkut Manusia
BYD Tabrak Kaca Gedung SCBD, Sopir Salah Injak Pedal
Mitsubishi Luncurkan XForce Hybrid, SUV Irit Pertama
Recall Stiker, Subaru Tarik 541 Ribu Mobil di AS
Rincian Tarif SWDKLLJ 2025, Dari Motor hingga Truk
Berita Terbaru
Ledakan MAN 3 Padang: Pelaku Korban Bullying
Distribusi BBM di Medan Mulai Pulih
Bahlil Perintah SKK Migas Libatkan Pengusaha Lokal di Proyek Masela
85 Perusahaan Asing Berebut Proyek Sampah Jadi Listrik
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Gagal SNBP-SNBT? UT Buka Pendaftaran Sampai 22 Juli
Prabowo: Kesejahteraan Rakyat Butuh Biaya Besar
