ZenInsure Naik 3 Kali Pertumbuhan Q1 2026 Layanan Klaim
Gambar atau konten salah?
Industri asuransi umum di Indonesia tetap tumbuh meski tidak agresif. Pada awal tahun ini, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mengungkapkan bahwa total premi asuransi umum mencapai Rp 120 triliun pada tahun 2025, meningkat 2,7% dibanding tahun sebelumnya.
Meski angka premi naik, penetrasi asuransi masih berada di kisaran 0,5% terhadap PDB. Hal ini menunjukkan bahwa adopsi asuransi belum optimal di kalangan masyarakat.
Di tengah kondisi tersebut, konsumen semakin selektif dalam memilih produk. Mereka menuntut transparansi dan kemudahan dalam memahami informasi serta proses klaim.
ZenInsure, sebuah marketplace digital asuransi, melihat pergeseran ini sebagai sinyal pasar yang semakin matang. Platform ini tidak hanya menawarkan perbandingan produk, tetapi juga mendampingi konsumen melalui layanan Claim Support khusus.
Menurut data dari puluhan ribu pengguna, rata‑rata konsumen membandingkan hingga tiga penawaran polis. Empat dari lima pengguna mengevaluasi lebih dari satu penawaran sebelum membuat keputusan.
“Sejak awal, kami melihat bahwa yang dibutuhkan pengguna bukan hanya banyaknya pilihan, tapi juga kemudahan dalam memahami informasi dan kepastian saat klaim. Karena itu, ZenInsure dibangun sebagai marketplace yang tidak hanya membantu membandingkan produk, tapi juga mendampingi pengguna, termasuk melalui layanan Claim Support khusus. Hal ini mendorong pertumbuhan bisnis ZenInsure lebih dari 3 kali lipat di Q1 2026 dibanding tahun sebelumnya,” ujar Country Head of ZenInsure Indonesia I Ketut Adi Putra Kusnadi dalam keterangannya ditulis Minggu (10 Mei 2026).
Keberhasilan klaim menjadi indikator penting bagi konsumen. Dalam dua tahun terakhir, ZenInsure mencatat tingkat keberhasilan klaim sebesar 93,13%, dengan rata‑rata waktu pemrosesan sekitar 3 hari. Ini lebih cepat dibandingkan rata‑rata industri yang berada di kisaran 5 hari, berkat dukungan teknologi.
Permintaan asuransi kesehatan tetap tinggi, baik untuk korporasi maupun individu. Perusahaan semakin menganggap asuransi kesehatan karyawan penting untuk menarik dan mempertahankan talenta.
Namun, tantangan terbesar industri adalah inflasi medis yang tinggi, mencapai 13,6% di tahun 2025. Hal ini memaksa penyesuaian harga premi.
“Konsumen semakin selektif dan lebih memperhatikan value for money dari perlindungan yang mereka pilih. Oleh karena itu, kami mengembangkan solusi yang tidak hanya terfokus pada perlindungan saat sakit, tetapi juga aspek preventif seperti wellness yang semakin diminati, termasuk sebagai bagian dari employee benefit. Tantangannya kini adalah bagaimana asuransi kesehatan dapat semakin dipahami bukan sebagai beban, melainkan investasi jangka panjang,” ungkap Pepe Arinata, President Director Asuransi Reliance Indonesia.
Di sektor kendaraan, harga premi masih menjadi pertimbangan utama. Konsumen kini lebih realistis dalam memilih jenis perlindungan sesuai nilai kendaraan. Perlindungan comprehensive tetap menjadi pilihan utama bagi konsumen asuransi mobil.
Permintaan terhadap Total Loss Only (TLO) juga meningkat, seiring kebutuhan konsumen terhadap opsi perlindungan yang lebih efisien. Pada Q1 2026, penjualan asuransi TLO melalui ZenInsure tumbuh 5 kali lipat secara tahunan.
Tren serupa terlihat pada kendaraan listrik (EV). Pada Q1 2026, penjualan asuransi EV melalui ZenInsure tumbuh 5 kali lipat secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan penjualan EV yang tercatat sekitar 2 kali lipat berdasarkan data Gaikindo.
Sukma Darman, Senior Executive Vice President Zurich Asuransi Indonesia, mengatakan bahwa asuransi kendaraan tetap berkembang dengan pertumbuhan double digit di kuartal pertama. Ia menambahkan bahwa kebutuhan konsumen semakin beragam dan terus berubah.
“Karena itu, penting bagi industri untuk terus berinovasi dan menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan nasabah. Kemitraan dengan platform marketplace seperti ZenInsure juga membantu kami memahami insight konsumen dengan lebih baik dan mengembangkan solusi yang lebih sesuai untuk berbagai segmen,” ujarnya.
Perubahan perilaku konsumen menuntut transparansi dan layanan pendampingan. Pertumbuhan bisnis ZenInsure menunjukkan bahwa pasar asuransi semakin matang, memerlukan produk yang tidak hanya melindungi saat sakit tetapi juga mendukung kesehatan preventif dan investasi jangka panjang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
