Zulkifli Hasan Kunjungi Petani Aceh, Fokus Distribusi Pupuk
Gambar atau konten salah?
Zulkifli Hasan (Zulhas), Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, tiba di Blang Bintang, Aceh Besar pada 13 Juni 2026 untuk mengunjungi petani dalam kegiatan rembuk tani. Ia didampingi anggota Komisi III DPR RI, Nazaruddin Dek Gam, serta Lesti Kejora, Rizky Billar dan Pasha Ungu. Direktur Manajemen Risiko PT Pupuk Indonesia (Persero), Ninis Kesuma Adriani, juga hadir.
Ketua Umum Partai Nasdem (PAN) menegaskan bahwa stok pupuk di Tanah Rencong aman. Zulhas mengingatkan bahwa stok pupuk nasional sudah terdistribusi hingga 9 Juni 2026.
Menurut Zulhas, realisasi penyaluran pupuk secara nasional mencapai 4,3 juta ton dari alokasi 9,8 juta ton, setara dengan sekitar 44 persen. Alokasi tersebut terbagi 9,5 juta ton untuk pertanian dan 295 ton untuk perikanan.
“Nah, untuk Sumatera, Aceh sudah terealisasi 92.505 ton dari 2,92 juta,” kata Zulhas kepada wartawan. Ia menambahkan bahwa stok pupuk di Aceh Besar tahun ini sebesar 22.472 ton subsidi, dengan 9.361 ton sudah disalurkan.
“Pergunakan momentum ini sebaik‑baiknya. Sekarang kalau punya lahan, tanam apa aja nanti laku. Tanam singkong laku, tanam jagung laku, tanam tebu laku, tanam padi apa lagi. Karena nanti juga kita perlu etanol. Etanol itu dibuat dari singkong, dari jagung, dari tebu. Pendek kata pertanian akan sangat menguntungkan di bawah kepemimpinan pak Prabowo,” jelas Zulhas.
Ia menekankan, “Jadi manfaatkan momentum sebaik‑baiknya untuk membuat rakyat kita lebih sejahtera.”
Selain pupuk, pemerintah berencana mempercepat perbaikan lahan pertanian dan irigasi yang rusak akibat bencana. Pusat akan memulihkan sawah masyarakat Aceh yang terdampak musibah akhir November 2025.
“Pemulihan sawah dan seterusnya, termasuk ini (pupuk) sudah berjalan dengan baik. Saya kira untuk harga gabah, saya memang setiap minggu 3 hari diperintah Bapak Presiden untuk keliling Indonesia. Satu, memastikan gabah nggak boleh di bawah Rp 6.500, dua pupuk nggak boleh terlambat. Perintah Presiden ini, keliling, cek. Tiga, bagaimana koperasi Desa Merah Putih? sudah sampai mana pembangunannya? berapa yang jadi?” ungkapnya.
Dalam pertemuan ini, Zulhas menegaskan pentingnya distribusi pupuk dan pemulihan lahan bagi pertanian Aceh, sambil mengajak petani memanfaatkan momentum untuk meningkatkan produksi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
