Gambar atau konten salah?
Harga emas Antam di Palembang kembali naik setelah mengalami penurunan sebesar Rp 15.000 pada hari sebelumnya. Pada 5 Juni 2026, harga emas berada di Rp 2.770.000 per gram.
Pantauan dari laman Butik Antam Logam Mulia Palembang menunjukkan bahwa harga emas Antam hari ini baru beranjak naik setelah empat hari mengalami penurunan. Pada 1 Juni 2026, harga emas di Palembang tercatat Rp 2.799.000 per gram, kemudian perlahan turun sebelum naik kembali.
Berikut rincian lengkap harga emas Antam di Palembang per gram, belum termasuk pajak PPh 0,25%:
- 0,5 gram: Rp 1.435.000
- 1 gram: Rp 2.770.000
- 2 gram: Rp 5.490.000
- 3 gram: Rp 8.217.000
- 5 gram: Rp 13.665.000
- 10 gram: Rp 27.290.000
- 25 gram: Rp 67.960.000
- 50 gram: Rp 135.755.000
- 100 gram: Rp 271.360.000
- 250 gram: Rp 678.090.000
- 500 gram: Rp 1.355.900.000
- 1000 gram: Rp 2.710.600.000
Harga emas selama bulan Juni 2026, dari tanggal 1 hingga 5, tercatat sebagai berikut:
- 1 Juni 2026: Rp 2.799.000
- 2 Juni 2026: Rp 2.774.000
- 3 Juni 2026: Rp 2.774.000
- 4 Juni 2026: Rp 2.759.000
- 5 Juni 2026: Rp 2.770.000
Harga buyback atau pembelian kembali emas Antam di Palembang juga mengalami kenaikan. Jika harga buyback sebelumnya adalah Rp 2.571.000, hari ini naik sebesar Rp 12.000, sehingga harga buyback hari ini menjadi Rp 2.583.000 per gram.
Kenaikan harga emas dapat terjadi setelah penurunan atau ketika harga stagnan. Harga emas cenderung fluktuatif, mengikuti pergerakan harga emas dunia dan nilai tukar rupiah yang dapat berubah seiring waktu. Perubahan ini berdampak langsung pada harga jual dan buyback emas di dalam negeri.
Orang-orang diharapkan terus memantau pergerakan harga, khususnya bagi mereka yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi sekaligus lindung nilai. Dengan memantau harga secara berkala, keputusan untuk menjual dan membeli emas dapat dilakukan dengan lebih tepat.
Demikian informasi mengenai harga emas Antam di Palembang yang kembali naik per hari ini. Semoga bermanfaat ya, detikers!
Pergerakan harga emas di Palembang menunjukkan ketidakstabilan pasar, sehingga penting bagi investor untuk memantau secara rutin.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
