441 Jemaah Bangka Belitung Terbang ke Madinah dari Palembang
Gambar atau konten salah?
01 Mei 2026, Palembang. Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II menampung 441 calon haji asal Provinsi Bangka Belitung yang akan menuju Madinah. Perjalanan ini merupakan bagian dari kloter ke‑7 Embarkasi Haji Antara, yang menampung jemaah dari wilayah tersebut.
Penerbangan dilakukan oleh Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV 5113. Pesawat lepas landas pada pukul 17.25 WIB, membawa jemaah haji kloter pertama dari Bangka Belitung.
General Manager Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Ahmad Syaugi Shahab, menyatakan bahwa total jemaah yang diberangkatkan adalah 441 calon haji dan 4 petugas PPIH yang berasal dari Bangka Belitung. Mereka melakukan transit selama kurang lebih 4,5 jam di Palembang sebelum melanjutkan penerbangan ke Madinah.
Syaugi menjelaskan, “Kloter 7 merupakan jemaah haji antara dari Bangka Belitung yang transit di Palembang sekitar 4,5 jam sebelum melanjutkan penerbangan ke Madinah.”
Ia menambahkan bahwa pada musim haji 2026 terdapat dua kloter full jamaah haji antara dari Provinsi Bangka Belitung, yaitu kloter ke‑7 dan kloter ke‑8. Kloter ke‑9 akan menjadi campuran antara jemaah asal Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan sepenuh hati demi mendukung kelancaran perjalanan para jamaah haji menuju Tanah Suci hingga kembali ke Tanah Air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur,” pungkas Syaugi.
Dengan koordinasi yang baik, Palembang menjadi titik transit penting bagi jemaah haji dari Bangka Belitung, memastikan perjalanan mereka berjalan lancar menuju tujuan akhir di Tanah Suci.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
