Balita Dua Tahun Tenggelam di Sungai Komering, 9 April 2026
Gambar atau konten salah?
Balita berusia dua tahun ditemukan hanyut di aliran Sungai Komering pada 09 April 2026 sore. Kejadian terjadi di Kampung Masjid, Lingkungan 5, Kelurahan Pasar Muaradua, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan. Sejak saat itu, tim gabungan BPBD OKU Selatan dan pihak terkait masih menelusuri korban.
Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Selatan, Heri Pramono, balita tersebut terbawa arus sungai. Ia mengatakan, "Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat bermain di luar rumah lalu terlihat hanyut di aliran Sungai Komering."
Heri melaporkan bahwa laporan kejadian diterima BPBD sekitar pukul 16.30 WIB. Tim segera bergerak ke lokasi pada 17.00 WIB untuk melakukan penilaian dan penyisiran di pinggiran sungai.
Operasi pencarian melibatkan satu Search and Rescue Unit (SRU) perahu untuk menyisir aliran sungai dan satu SRU tim darat untuk memantau bantaran. Selain itu, Basarnas, TNI, Polri, Tagana dan masyarakat setempat turut berpartisipasi.
Namun, pencarian di air harus dihentikan sementara pada pukul 19.30 WIB karena kondisi gelap yang membatasi jarak pandang. Heri menegaskan, "Sesuai SOP, pencarian di air pada malam hari dihentikan sementara. Operasi SAR dilanjutkan pagi ini bersama tim gabungan."
Sehingga, tim BPBD masih melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi kejadian sambil berkoordinasi dengan Basarnas untuk kelanjutan operasi pencarian. Heri menutup dengan harapan, "Hari ini pencarian kami lanjutkan lagi, semoga segera diketemukan."
Kasus ini menyoroti risiko tinggi bagi anak-anak yang bermain di dekat sungai, terutama pada musim hujan. Pencarian masih berlangsung, dan pihak berwenang berharap balita tersebut dapat ditemukan secepatnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
