Banjir Ogan Komering Ulu: Jalan Tergenang, Rumah Terendam
Gambar atau konten salah?
Banjir di Ogan Komering Ulu masih menenggelamkan jalan‑jalan di Kelurahan Sukaraya, Kecamatan Baturaja Timur. Airnya mencapai 100 cm dan belum mereda. Warga masih harus menempuh perjalanan dengan genangan yang terus menggenangi.
Hujan deras mulai turun pada malam 27 Maret 2026 dan berlanjut hingga dini hari 28 Maret 2026. Curah hujan tinggi menimbulkan banjir di wilayah tersebut, sementara saluran drainase di jalan lintas tidak mampu mengalirkan air dengan baik.
Hasil monitoring yang dilakukan pada pagi 30 Maret 2026 menunjukkan banjir masih menggenangi jalan. Kasi Humas Polres OKU AKP Ferri Zulfian mengatakan, “Hasil monitoring di lapangan, banjir masih menggenangi wilayah dengan ketinggian air sekitar 100 cm. Dampak banjir dirasakan oleh 20 Kepala Keluarga (KK) yang menempati 19 rumah warga,” katanya.
Selain menenggelamkan rumah, banjir juga merendam fasilitas pendidikan, yaitu Stikes Ma'arif, dan kantor urusan agama (KUA) Baturaja Timur. Ferri Zulfian menambahkan, “Genangan air juga merendam area Stikes Al‑Ma'arif. Dan aktivitas masyarakat di sekitar area eks Kantor KUA Baturaja Timur mengalami hambatan akibat genangan air,” ujarnya.
Di depan eks kantor KUA, genangan air mencapai setinggi kurang lebih 20 cm pada pukul 08.30 WIB. Menurut Kepala Pusdalops BPBD OKU Gunalfi, banjir terjadi akibat turunnya hujan sejak pukul 22.56 WIB hingga dini hari tadi di beberapa titik wilayah OKU, dengan intensitas sedang hingga lebat dalam waktu yang cukup lama, terutama di Kecamatan Baturaja Timur.
Gunalfi menekankan bahwa drainase induk pembuangan air di jalan lintas Sumatera tidak dapat mengalirkan air dengan baik, sehingga menghambat lajur air. Ia menambahkan bahwa banjir di wilayah Sukaraya mencapai ketinggian antara 50 cm hingga 1 meter.
Secara keseluruhan, banjir di Ogan Komering Ulu menimbulkan dampak signifikan bagi masyarakat. Air yang menenggelamkan rumah, sekolah, dan kantor agama mengganggu aktivitas sehari‑harinya. Kondisi ini masih berlangsung, sehingga upaya pembersihan dan perbaikan saluran drainase menjadi prioritas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
