Banyuasin Siapkan 6 Hektare Pangkalan untuk Sekolah Rakyat
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Kabupaten Banyuasin mengumumkan persiapan lahan seluas 6 hektare di kawasan Pangkalan Balai untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Pengumuman ini dibuat pada Selasa, 19 Mei 2026.
“Alhamdulillah untuk program sekolah rakyat kami sudah menyiapkan lahan strategis seluas 6 hektare di kawasan Pangkalan Balai. Usulan koordinasi dan dukungan anggaran juga telah kami sampaikan ke pemerintah pusat agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera terealisasi,” ujarnya.
Lahan tersebut sudah diajukan ke kementerian terkait sebagai langkah awal dalam proses realisasi. Pemerintah daerah menilai ini sebagai komitmen nyata untuk memperluas akses pendidikan di Banyuasin.
Menurut pejabat tersebut, langkah ini juga bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah tersebut. Ia menegaskan bahwa sekolah ini akan menjadi fasilitas pendidikan yang layak dan terjangkau bagi masyarakat.
“Saat ini, pemerintah daerah masih melengkapi berbagai dokumen administrasi pendukung agar usulan pembangunan dapat segera diproses dan mendapat persetujuan dari kementerian,” katanya.
Lokasi Pangkalan Balai dipilih karena mudah dijangkau oleh warga dari berbagai daerah Banyuasin. Keputusan ini didasarkan pada pertimbangan strategis dan aksesibilitas.
“Kami berharap pembangunan Sekolah Rakyat nantinya dapat didukung pendanaan dari APBN, sehingga proses pembangunan berjalan optimal,” ujarnya.
Dengan langkah ini, pemerintah daerah menegaskan tekad untuk memperluas jangkauan pendidikan dan meningkatkan kualitas SDM di Banyuasin. Proses administrasi masih berlangsung, dan harapan pendanaan dari APBN menjadi kunci kelancaran proyek ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi