Bayi 1,7 kg Ditemukan di Panti Asuhan, Ortu Tulis Surat

Lina F. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 105 dibaca
Bisik.id
Bayi 1,7 kg Ditemukan di Panti Asuhan, Ortu Tulis Surat

Gambar atau konten salah?

Di Kampung Kotagajah Timur, Kecamatan Kotagajah, Kabupaten Lampung Tengah, warga terkejut saat seorang bayi laki‑laki ditemukan di sebuah panti asuhan. Penemuan itu terjadi pada Selasa, 26 Mei 2026, sekitar pukul 03.00 WIB.

Menurut Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, bayi tersebut ditemukan dalam keadaan selamat. Ia langsung dibawa ke Puskesmas Kotagajah untuk pemeriksaan kesehatan. “Bayi ditemukan dalam keadaan sehat dan langsung mendapatkan penanganan medis,” kata Charles saat dikonfirmasi pada Kamis, 28 Mei 2026.

Hasil pemeriksaan medis mengungkap nama bayi: Muhammad Denish Arkana. Ia lahir prematur pada 20 Maret 2026 dengan usia kandungan 34 minggu. Saat diperiksa, berat badan bayi tercatat 1,7 kilogram dan panjang badan 44 centimeter.

Selain bayi, polisi juga mengamankan satu kantong plastik putih yang berisi pakaian dan perlengkapan bayi. Di dalam kantong tersebut ditemukan sepucuk surat yang ditinggalkan oleh orang tua bayi.

Isi surat tersebut segera menjadi viral di media sosial. Dalam surat itu, orang tua bayi mengaku terpaksa menitipkan anak mereka karena kondisi ekonomi keluarga yang terpuruk setelah salah satu anggota keluarga sakit stroke. “Mbah saya meninggal setelah sakit stroke dan harus berobat serta terapi di banyak tempat. Kami sampai meminjam uang bank dalam jumlah besar,” demikian isi surat tersebut.

Orang tua bayi juga menyatakan belum mampu merawat sang anak dan berjanji akan kembali menjemputnya setelah kondisi ekonomi membaik. “Kami akan kembali dan merawat anak kami setelah semua utang lunas,” tulis mereka.

Di surat itu, orang tua bayi meminta identitas mereka tidak disebarluaskan karena takut dianggap tidak bertanggung jawab.

Polisi saat ini masih melakukan pendataan terhadap sejumlah saksi dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung Tengah untuk penanganan lebih lanjut.

Kasus ini menyoroti tantangan sosial di daerah tersebut, di mana utang dan masalah kesehatan sering memaksa keluarga membuat keputusan sulit. Penemuan bayi ini menjadi harapan bagi keluarga yang belum mampu, sekaligus menambah kesadaran akan pentingnya dukungan sosial bagi keluarga yang terpuruk.

Bayi ditemukanPanti asuhanKapolres Lampung TengahPrematur 34 mingguSurat orang tuaUtang bankDinas SosialLembaga Perlindungan Anak

Komentar

Memuat komentar...