BAZNAS Lampung Tengah: Zakat & Kurban Tingkatkan Peternak
Gambar atau konten salah?
Di Lampung Tengah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah meluncurkan program pemberdayaan peternak yang berfokus pada zakat dan kurban. Program ini, yang berlokasi di Balai Ternak BAZNAS Lampung Tengah di Kecamatan Seputih Raman, mulai menampakkan dampak positif bagi para peternak lokal.
Indra Sofwatama, ketua koperasi Balai Ternak Lampung Tengah, mengungkapkan perubahan paling nyata yang dirasakan anggota kelompok ternak. “Alhamdulillah ada yang sekarang bisa menyekolahkan anak sampai perguruan tinggi. Ada juga anggota yang dulu rumahnya masih gribik, sekarang setelah panen kambing bisa bangun rumah semipermanen,” kata Indra, Jumat (22 Mei 2026).
Balai ternak ini didirikan pada tahun 2019 dan sejak saat itu telah menampung peternak dari tiga desa, yakni Rukti Endah, Rama Yana, dan Rejo Asri. Para peternak tergabung dalam berbagai kelompok ternak binaan yang saling mendukung.
Program ini tidak hanya menitikberatkan pada pengembangbiakan kambing, tetapi juga memperluas usaha pakan ternak melalui Pabrik Pakan Yufeed. Produk pakan dan silase yang dihasilkan kini sudah dapat dipasarkan hingga ke luar Lampung.
Alhamdulillah untuk silase sudah sampai Bandung dan Sumatera Selatan,” ujarnya.
Salah satu peternak binaan, Siswanto berusia 50 tahun, mengaku kehidupannya berubah drastis setelah bergabung. Ia mendapat pelatihan lengkap, mulai dari teknik beternak hingga pengobatan hewan, yang membantu ia memperluas usaha ternaknya.
Dulu pelihara kambing cuma satu dua ekor, sekarang sudah berkembang. Ilmu beternak juga lebih tertata,” katanya.
Menurut Siswanto, pendampingan BAZNAS tidak sekadar soal ekonomi. Ia juga menekankan pembinaan sosial dan spiritual, dan kini ia membantu warga lain memulai usaha ternak.
Ada yang kami bantu dua kambing karena suaminya meninggal. Dalam setahun jadi empat ekor, lalu dijual untuk beli sapi,” ujarnya.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Idy Muzayyad, menegaskan bahwa program kurban bukan hanya ibadah tahunan, melainkan juga instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kurban bukan hanya ibadah tahunan, tapi juga instrumen pemberdayaan ekonomi umat,” kata Idy dalam keterangannya.
Ia menambahkan bahwa BAZNAS terus memperkuat ekosistem peternakan rakyat melalui pendampingan, penguatan kelembagaan, dan akses pemasaran. Targetnya, peternak tidak hanya bertahan hidup, tapi bisa naik kelas dari mustahik menjadi muzaki.
Balai Ternak BAZNAS Lampung Tengah juga dilengkapi fasilitas lengkap, termasuk kandang karantina, rumah kompos, dan aplikasi digital pencatatan ternak serta keuangan kelompok.
Program ini, bagian dari inisiatif Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026, menunjukkan bagaimana zakat dan kurban dapat berfungsi sebagai alat pemberdayaan ekonomi dan sosial bagi peternak kecil. Dampak positif terlihat dalam peningkatan pendapatan, pendidikan anak, dan pembangunan infrastruktur rumah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen