BBPOM Palembang Perketat Pengawasan Pangan Idul Adha
Gambar atau konten salah?
Palembang – Seiring mendekatnya Hari Raya Idul Adha, BBPOM Palembang memperketat pengawasan pangan di pasar dan ritel. Langkah ini bertujuan menjaga keamanan pangan di tengah lonjakan pasokan dan konsumsi masyarakat.
"BBPOM Palembang melakukan intensifikasi pengawasan pangan bersama tim terpadu keamanan pangan daerah dengan fokus pada penjaminan keamanan pangan dimana banyak komoditi mengalami peningkatan pasokan dan konsumsi masyarakat terutama jenis pangan yang dicurigai dapat ditambahkan bahan berbahaya formalin, boraks, rhodamin B dan methanyl yellow,"
Pengawasan ini menargetkan komoditas yang seringkali menjadi sasaran pencampuran bahan kimia berbahaya, seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan methanyl yellow. Petugas memeriksa kemasan, label, dan kondisi penyimpanan di setiap titik penjualan.
Tim terpadu keamanan pangan daerah terdiri dari petugas BBPOM, linsek, dan tenaga kesehatan setempat.
"Sampai saat ini belum ditemukan pangan yang mengandung bahan berbahaya, tanpa ijin edar maupun melewati batas kedaluarsa,"
Untuk mengantisipasi potensi peningkatan permintaan BTP seperti pengenyal bakso atau pengawet, BBPOM Palembang telah berkoordinasi lintas instansi, termasuk OPD terkait, guna memperketat alur distribusi.
"BTP diijinkan sesuai dengan takaran yang diperbolehkan. Intensifikasi pengawasan BBPOM Palembang bersama linsek terkait mencegah potensi penggunaan bahan berbahaya seperti formalin dan boraks. Kolaborasi pengawasan lintas OPD terus dilakukan termasuk pencegahan kebocoran distribusi bahan berbahaya seperti formalin dan boraks yang dapat disalahgunakan pada pangan,"
Bahan tambahan pangan diijinkan hanya bila sesuai takaran yang telah ditetapkan. BBPOM dan linsek bekerja sama untuk mencegah penyalahgunaan bahan berbahaya, serta memonitor rantai pasok agar tidak ada kebocoran.
"Selalu teliti sebelum membeli dengan Cek KLIK, mengenali ciri-ciri pangan yang mengandung bahan berbahaya. Meningkatkan literasi mengenai keamanan pangan, laporkan ke BBPOM atau instansi terkait bila menjumpai pangan yang tidak layak konsumsi atau dicurigai mengandung bahan berbahaya,"
Formula Cek KLIK merupakan singkatan dari Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa. Dengan memeriksa keempat unsur tersebut, konsumen dapat mengidentifikasi pangan yang aman dan melaporkan barang yang mencurigakan kepada BBPOM.
Dengan langkah ini, BBPOM Palembang berharap masyarakat dapat menikmati perayaan Idul Adha tanpa khawatir akan risiko kesehatan. Pengawasan berlanjut di seluruh wilayah, dan petugas siap menindak tegas bila ditemukan pelanggaran.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
