BMKG Peringat Sumsel Tengah-Barat Risiko Puncak Hujan

Sigit W. · 1 min baca · 3 bulan lalu · 95 dibaca
Bisik.id
BMKG Peringat Sumsel Tengah-Barat Risiko Puncak Hujan

Gambar atau konten salah?

BMKG mengimbau wilayah tengah dan barat Sumatera Selatan untuk waspada terhadap puncak hujan dan pancaroba. Warga diharapkan menyiapkan diri, karena kondisi ini dapat meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi di beberapa daerah.

“Wilayah yang perlu waspada ada di bagian tengah hingga ke barat Sumsel. Puncak hujan berpotensi terjadi di wilayah tersebut,” kata Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Sumsel Wandayantolis pada 02 April 2026.

Daerah-daerah yang termasuk dalam wilayah waspada meliputi:

Selama periode puncak hujan hingga pancaroba, intensitas hujan cenderung tinggi dan dapat terjadi secara merata maupun lokal dengan durasi yang cukup lama. Hal ini berpotensi menimbulkan berbagai bencana hidrometeorologi. Curah hujannya berkisar 200-400 mm, ungkapnya.

Potensi bencana yang perlu diwaspadai meliputi banjir, tanah longsor, angin kencang, dan pohon tumbang. Daerah dengan topografi perbukitan seperti Lahat, OKU Selatan, dan Muratara memiliki risiko lebih tinggi terhadap longsor, sementara dataran rendah seperti Palembang dan Banyuasin rawan banjir.

BMKG memperkirakan bahwa secara umum Sumatera Selatan akan mulai memasuki masa pancaroba pada awal Mei 2026. Pada periode peralihan ini, cuaca cenderung tidak stabil dengan potensi hujan masih dapat terjadi disertai kilat, petir, dan angin kencang.

“Masyarakat diharapkan tetap waspada, terutama saat terjadi perubahan cuaca yang signifikan dalam waktu singkat, yang merupakan ciri khas masa pancaroba,” ujarnya.

Dengan informasi ini, warga di Sumsel dapat lebih siap menghadapi kondisi cuaca ekstrem dan mengurangi risiko kerugian akibat bencana hidrometeorologi.

BMKGSumatera Selatanpuncak hujanpancarobabencana hidrometeorologibanjirtanah longsor

Komentar

Memuat komentar...