BMKG Peringat Sumsel Tengah-Barat Risiko Puncak Hujan
Gambar atau konten salah?
BMKG mengimbau wilayah tengah dan barat Sumatera Selatan untuk waspada terhadap puncak hujan dan pancaroba. Warga diharapkan menyiapkan diri, karena kondisi ini dapat meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi di beberapa daerah.
“Wilayah yang perlu waspada ada di bagian tengah hingga ke barat Sumsel. Puncak hujan berpotensi terjadi di wilayah tersebut,” kata Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Sumsel Wandayantolis pada 02 April 2026.
Daerah-daerah yang termasuk dalam wilayah waspada meliputi:
- Palembang
- Ogan Komering Ulu (OKU)
- OKU Selatan
- Muara Enim
- Lahat
- Musi Rawas Utara (Muratara)
- Lubuklinggau
- Bagian wilayah Banyuasin
- Serra lainnya
Selama periode puncak hujan hingga pancaroba, intensitas hujan cenderung tinggi dan dapat terjadi secara merata maupun lokal dengan durasi yang cukup lama. Hal ini berpotensi menimbulkan berbagai bencana hidrometeorologi. Curah hujannya berkisar 200-400 mm, ungkapnya.
Potensi bencana yang perlu diwaspadai meliputi banjir, tanah longsor, angin kencang, dan pohon tumbang. Daerah dengan topografi perbukitan seperti Lahat, OKU Selatan, dan Muratara memiliki risiko lebih tinggi terhadap longsor, sementara dataran rendah seperti Palembang dan Banyuasin rawan banjir.
BMKG memperkirakan bahwa secara umum Sumatera Selatan akan mulai memasuki masa pancaroba pada awal Mei 2026. Pada periode peralihan ini, cuaca cenderung tidak stabil dengan potensi hujan masih dapat terjadi disertai kilat, petir, dan angin kencang.
“Masyarakat diharapkan tetap waspada, terutama saat terjadi perubahan cuaca yang signifikan dalam waktu singkat, yang merupakan ciri khas masa pancaroba,” ujarnya.
Dengan informasi ini, warga di Sumsel dapat lebih siap menghadapi kondisi cuaca ekstrem dan mengurangi risiko kerugian akibat bencana hidrometeorologi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
