BMKG Sumsel: Curah Hujan Tinggi Diperkirakan April 2026

Iwan D. · 3 min baca · 3 bulan lalu · 117 dibaca
Bisik.id
BMKG Sumsel: Curah Hujan Tinggi Diperkirakan April 2026

Gambar atau konten salah?

BMKG Sumatera Selatan telah mengeluarkan peringatan dini tentang potensi curah hujan tinggi yang diperkirakan mencapai puncaknya pada April 2026. Peringatan ini menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, yang dapat dipicu oleh hujan sedang hingga lebat.

Koordinator BMKG Provinsi Sumatera Selatan sekaligus Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan, Wandayantolis, menyatakan bahwa sebagian besar wilayah di provinsi ini saat ini sedang memasuki fase puncak musim hujan kedua.

“Curah hujan saat puncak musim hujan di bulan April 2026 diprediksi berada pada kategori Curah Hujan Tinggi dengan Intensitas Hujan Sedang hingga Lebat,” ungkap Wandayantolis pada Senin, 13 April 2026. Ia menambahkan bahwa curah hujan selama bulan tersebut diprediksi mencapai angka 300 hingga 400 mm. Meskipun intensitasnya tinggi, hujan di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan masih dikategorikan dalam kategori normal.

Beberapa daerah terpantau masuk dalam kategori curah hujan tinggi, antara lain Palembang, Prabumulih, PALI, Muara Enim, Musi Rawas bagian timur dan utara, Musi Banyuasin bagian selatan, Banyuasin bagian selatan, OKU bagian utara, OKU Timur bagian timur, Ogan Ilir, serta OKI bagian barat. Wilayah lain diprediksi berada dalam kategori curah hujan menengah dengan intensitas 200 hingga 300 mm.

Wandayantolis menekankan pentingnya mitigasi karena cuaca ekstrem ini dapat mengganggu berbagai sektor kehidupan. “Mitigasi sangat penting dilakukan karena cuaca ekstrem ini berpotensi mengganggu berbagai sektor, mulai dari risiko kecelakaan transportasi akibat jarak pandang terbatas, ancaman bencana seperti banjir dan longsor, hingga masalah kesehatan akibat kelembapan udara yang tinggi,” ujarnya.

Secara global, faktor pengendali iklim ENSO diprediksi tetap berada pada fase netral hingga pertengahan tahun ini. Namun, Wandayantolis memproyeksikan adanya transisi menuju kondisi El Nino Lemah yang akan mulai terjadi pada semester kedua tahun 2026. “Pentingnya mewaspadai dan memitigasi potensi dampak kebencanaan hidrometeorologi untuk mengurangi risiko bencana, baik secara materi maupun korban jiwa,” tegasnya.

Di sisi lain, pada musim peralihan dari hujan ke kemarau, tutupan awan biasanya berkurang di pagi hingga siang hari. Hal ini menyebabkan sinar matahari langsung ke permukaan tanpa penghalang, sehingga suhu dapat mencapai 34°C atau lebih. Tingginya kelembapan udara (karena sisa uap air musim hujan) ditambah suhu panas pada siang hari membuat malam hari terasa sedikit gerah.

Menurut Siswanto, kondisi suhu yang cukup panas hingga mencapai 34°C dan berkurangnya potensi hujan meningkatkan risiko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Sumatera Selatan. “Karhutla biasa terjadi khususnya di sekitar Palembang dan beberapa wilayah lainnya yang memiliki lahan gambut cukup luas memang mulai meningkat secara signifikan,” katanya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu memantau titik panas. “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk Selalu pantau Titik Panas (Hotspot) atau informasi ter-update dari BMKG setempat mengenai sebaran titik panas di wilayah Sumsel,” tuturnya.

Perhatian terhadap curah hujan tinggi dan potensi kebakaran ini menjadi penting bagi masyarakat, pemerintah daerah, dan lembaga terkait. Peringatan BMKG menegaskan bahwa kesiapsiagaan dan mitigasi yang tepat dapat meminimalkan dampak pada transportasi, kesehatan, dan lingkungan.

Dengan prediksi curah hujan tinggi pada April 2026 dan potensi El Nino Lemah, masyarakat di Sumatera Selatan diharapkan tetap waspada dan mengikuti petunjuk BMKG. Kesiapsiagaan yang baik dapat membantu mengurangi risiko bencana dan melindungi kehidupan serta harta benda di wilayah tersebut.

BMKG Sumatera Selatancurah hujan tinggiEl Nino Lemahbanjirtanah longsorkebakaran hutanmitigasisuhu tinggi

Komentar

Memuat komentar...