BPBD Sumsel Target Siaga Kebakaran Hutan April 2026
Gambar atau konten salah?
BPBD Sumsel menargetkan penetapan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya pada bulan April 2026. Namun, untuk mengangkat status di tingkat provinsi, dua daerah harus terlebih dahulu menaikkan status siaga.
“Iya, sebelum status siaga ditetapkan di tingkat provinsi, dua daerah harus menaikkan status terlebih dahulu untuk syaratnya. Kita berharap daerah-daerah yang rawan karhutla secepatnya menetapkan siaga,” kata Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman, Minggu (12/4/2026).
Perubahan status dianggap krusial mengingat potensi karhutla yang sering muncul selama musim kemarau. Dorongan untuk mempercepat penetapan juga dipicu oleh beberapa kejadian kebakaran di Sumsel beberapa hari lalu.
Di satu sisi, kebakaran melanda lahan seluas 0,5 hektare di Kabupaten Musi Banyuasin dan berhasil dipadamkan dalam waktu singkat. Di sisi lain, kebakaran lebih besar terjadi di dekat ruas tol Palembang-Indralaya, menimbulkan kerusakan pada lahan seluas 5 hektare.
“Kita perlu memperkuat upaya pencegahan dan kesiapsiagaan di daerah-daerah yang rawan karhutla. Penetapan status siaga darurat akan memudahkan koordinasi dan alokasi sumber daya untuk penanggulangan bencana, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan,” tambah Sudirman.
BPBD Sumsel, bersama instansi terkait, terus memantau perkembangan cuaca dan potensi kebakaran di berbagai daerah. Selain itu, edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan karhutla, seperti larangan membakar lahan, juga terus digencarkan.
Seorang sekretaris BPBD OKI, Nova Triyussanto, mengungkapkan wilayahnya termasuk dalam daerah rawan karhutla. Ia menargetkan OKI sudah berstatus siaga secepatnya. “Sedang proses pemandatangan Pak Bupati, saat ini draf SK siaga karhutla sudah di bagian hukum setda,” ujarnya.
Dengan penetapan status siaga, koordinasi antara lembaga pemerintah, penegakan kebijakan, dan kesadaran publik diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
