Bupati Muara Enim Disita, Pemerintahan Tetap Normal
Gambar atau konten salah?
Setelah KPK mengeksekusi operasi tangkap tangan terhadap Bupati Muara Enim Edison, kegiatan di Pemkab Muara Enim tetap berjalan normal. Rapat rutin dilaksanakan seperti biasa, dan pelayanan administrasi kepada masyarakat tidak terganggu.
Meski ruangan bupati masih disegel, tidak ada hambatan signifikan. Pada Selasa, 09 Juni 2026, enam rapat tetap berlangsung. Hadir di sana adalah pelaksana harian sekretaris daerah dan para asisten, yang memastikan agenda berjalan sesuai jadwal.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumarni sedang berada di Palembang untuk menghadiri agenda kedinasan. Ia tidak hadir di kantor, namun struktur pemerintahan tetap berfungsi.
Risman Effendi, Asisten III Bidang Administrasi Umum, menjelaskan bahwa roda pemerintahan tetap berputar. Ia mengatakan, “Kegiatan pemerintahan tetap berjalan seperti biasa karena masih ada wakil bupati, plh Sekda, para asisten dan jajaran OPD lainnya.”
Risman menambahkan, “Seluruh rapat yang sudah terjadwal tetap berjalan dan kita back-up sesuai arahan pimpinan.”
Keputusan KPK menandai langkah penting dalam penegakan hukum di daerah, namun struktur administratif yang kuat memastikan kelangsungan tugas pemerintahan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
