CFD Palembang Uji Coba Ringkas Jam 05.30–08.00, Bisa Stop
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Kota Palembang akan melanjutkan uji coba Car Free Day (CFD) pada minggu depan. Kali ini, durasi penutupan jalan dipangkas dari pukul 05.30-09.00 menjadi 05.30-08.00 pada fase kedua.
Jika uji coba ini menimbulkan kemacetan, penutupan akan dihentikan segera. Keputusan ini didasarkan pada evaluasi lonjakan kendaraan yang terjadi setelah jam 08.00.
Lokasi penutupan tetap di koridor Cinde hingga Flyover Jakabaring, termasuk Jembatan Ampera. Bila kemacetan kembali muncul, CFD dapat dihentikan dan akses jalan dibuka kembali.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas tidak berubah. “Tetap seperti yang ada, lokasinya juga sama, dari Cinde sampai Flyover Jakabaring, Ampera juga tetap kita tutup. Tapi jamnya kita perpendek dari jam 9.00 jadi jam 8.00,” ujarnya.
Menurut Isnaini, opsi pemangkasan waktu didasarkan pada pengamatan uji coba sebelumnya. “Menurut pihak dishub, dari pihak petugas, lonjakan itu terjadi setelah jam 8.00. Makanya dibatasi sampai jam 8.00,” katanya.
Keputusan ini masih bersifat uji coba dan akan ditentukan berdasarkan kondisi lapangan. Ia menegaskan, jika kemacetan terjadi sebelum pukul 08.00, pelaksanaan CFD akan langsung dihentikan.
“Nanti setelah pengamatan yang dilakukan oleh pihak Satlantas, Ditlantas, dan Dishub hari Minggu pagi nanti. Kalau sebelum jam 8.00 sudah terjadi kemacetan, Car Free Day uji coba kedua ini akan langsung dihentikan, distop,” katanya.
Untuk mengantisipasi kepadatan, Pemkot Palembang akan menebalkan personel di sejumlah titik krusial, khususnya di kawasan Jembatan Musi IV dan Musi VI. Langkah ini diharapkan dapat mengurai hambatan samping yang selama ini menjadi penyebab kemacetan.
“Jangan terfokus di penutupan Ampera saja. Di Musi IV dan Musi VI banyak hambatan samping, seperti pedagang yang buka tenda, putar balik sembarangan, sampai kendaraan lawan arah,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti aktivitas pedagang kaki lima di sepanjang koridor jalan yang dinilai memperparah kondisi lalu lintas saat CFD berlangsung. “Dari foto dan video viral kemarin, terlihat banyak yang jual makanan di sepanjang koridor, itu jelas menambah kemacetan,” tambah Isnaini.
“Perlu ditekankan. Kalau nanti masih terjadi kemacetan, apalagi sebelum jam 8.00, maka Car Free Day akan kita stop dan jalan, termasuk Ampera, kita buka kembali. Ke depan bisa jadi tidak ada lagi Car Free Day, tergantung hasil evaluasi,” ungkapnya.
Isnaini menjelaskan bahwa peluncuran CFN (Car Free Night) akan berbeda dari kegiatan seremonial pada umumnya. Ia menegaskan, tidak akan ada fokus pada satu panggung utama, melainkan seluruh kawasan menjadi pusat aktivitas. “Kita ini bukan buka panggung di satu tempat, tapi membuka suasana semuanya. Jalan Kolonel Atmo itu dari ujung ke ujung jadi lokasi kegiatan, dan para tamu akan berkeliling melihat langsung,” jelasnya.
Aktivitas utama CFN diperkirakan mulai ramai pada malam hari sekitar pukul 20.00 WIB. Menanggapi pertanyaan masyarakat tentang fasilitas sanitasi, Isnaini memastikan sejumlah titik toilet telah disiapkan.
“Untuk sementara kita sudah siapkan lavatory di depan Gemilang Toko Variasi. Kemudian kita juga bekerja sama dengan banyak sektor serta Puskesmas yang akan buka sampai malam dan bisa digunakan toiletnya,” ungkapnya.
Ia juga membuka peluang penambahan fasilitas ke depan melalui kerja sama dengan pihak ketiga. “Ke depan kita akan tambah toilet portabel. Silakan pihak ketiga yang ingin menyewakan, nanti kita tentukan titik-titik lokasinya,” katanya.
Dengan semua persiapan ini, Pemerintah Kota Palembang berharap uji coba CFD dapat berjalan lancar. Namun, keputusan akhir akan ditentukan setelah pengamatan langsung oleh Satlantas, Ditlantas, dan Dinas Perhubungan. Jika kondisi tidak memuaskan, CFD dapat dihentikan sepenuhnya. Kegiatan CFN diharapkan menjadi alternatif lain untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di pusat kota.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen