Changan Ungkap SDA Intelligent: Kendaraan Cerdas Berbasis AI
Gambar atau konten salah?
Software-Defined Architecture (SDA) Intelligent adalah teknologi terbaru yang dibawa oleh Changan Automobile pada kunjungan kami ke markas mereka di Chongqing, China. Teknologi ini tidak hanya sekadar fitur canggih, melainkan perubahan besar pada cara kendaraan beroperasi, sepenuhnya didukung oleh perangkat lunak dan kecerdasan buatan.
Di ruang demonstrasi, kami melihat bagaimana SDA Intelligent menggabungkan sensor LiDAR dengan kamera multi‑sudut. Kombinasi ini menciptakan pandangan lengkap di semua sisi mobil tanpa ada celah. Data visual yang dihasilkan kemudian diproses oleh AI yang telah dilatih menggunakan data berkendara riil dalam skala besar. Akibatnya, mobil dapat “belajar” menghadapi situasi sulit, seperti kabut tebal atau manuver di jalan sempit.
Keunggulan SDA Intelligent terletak pada tiga pilar utama:
- Keen Perception – kemampuan melihat dan memahami lingkungan.
- Agile Mind – proses pengambilan keputusan cepat.
- Precise Execution – pelaksanaan kontrol yang akurat.
Integrasi langsung ke sistem kontrol sasis dan roda membuat mobil dapat merespons lebih cepat daripada saraf manusia. Saat sistem mendeteksi ban pecah atau roda tergelincir di permukaan licin, SDA Intelligent segera menyesuaikan distribusi tenaga dan pengereman di setiap roda secara independen. Tindakan ini berlangsung dalam hitungan milidetik, menjaga stabilitas kendaraan tetap terjaga.
Dalam sesi tanya jawab, Wakil Direktur Utama Changan Automobile Group Co., Ltd. Jia Lishan menegaskan komitmen perusahaan terhadap riset dan pengembangan. Ia berkata, “Kami memiliki 24.000 personel R&D dari 31 negara. Kami memiliki ribuan paten di bidang baterai, berkendara pintar (self‑driving), dan kabin pintar,” sambil menambahkan bahwa puluhan ribu tenaga kerja sudah terlibat dalam pengembangan teknologi ini.
Changan tidak hanya memperhatikan keselamatan fisik kendaraan. Mereka juga menambah dimensi psikologis dan digital. Sistem ini secara aktif memantau kesehatan kabin dan menjamin keamanan data pengguna, sehingga data tidak bocor ke pihak luar. Pendekatan holistik ini menjadi pilar utama dalam persaingan kendaraan energi baru (NEV) di pasar global.
Teknologi SDA Intelligent sudah mulai terlihat pada mobil-mobil premium mereka, seperti AVATR, DEEPAL, dan Changan Nevo. Selain mobil, perusahaan merencanakan penggunaan arsitektur ini pada robot humanoid dan kendaraan terbang rendah. Semua produk tersebut akan mengandalkan kecerdasan buatan yang sama untuk memastikan keselamatan.
Dengan investasi besar pada riset, ribuan paten, dan integrasi AI yang mendalam, Changan Automobile menunjukkan bahwa teknologi SDA Intelligent bukan sekadar inovasi, melainkan fondasi bagi masa depan mobil dan sistem transportasi yang lebih aman dan cerdas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Toyota Panggil Produsen Jepang Bersatu Lawan Mobil China
Tragedi Indramayu: 12 Tewas Akibat Pikap Angkut Manusia
BYD Tabrak Kaca Gedung SCBD, Sopir Salah Injak Pedal
Mitsubishi Luncurkan XForce Hybrid, SUV Irit Pertama
Recall Stiker, Subaru Tarik 541 Ribu Mobil di AS
Rincian Tarif SWDKLLJ 2025, Dari Motor hingga Truk
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
