Deru Tegaskan Kader NU Hindari Individualisme di Palembang
Gambar atau konten salah?
Kader Nahdlatul Ulama di Palembang diingatkan untuk menjaga marwah organisasi dengan menghindari sikap individualis dan kepentingan pribadi. Kegiatan pelatihan kader ini digelar oleh Lakpesdam NU dan dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.
Deru menegaskan bahwa anggota NU tidak sekadar memegang KTA, melainkan bagian dari nahdliyin yang memiliki tanggung jawab moral di masyarakat. Ia berkata, “Pertama menyadarkan bahwa kita ini bukan sekedar anggota karena KTA, tapi kita ini kader di Nahdlatul Ulama. Ini sebagai nahdliyin yang tentu di masyarakat harus menjadi teladan,” ujarnya Jumat, 29 Mei 2026.
Gubernur juga memperingatkan adanya tantangan yang dapat mengganggu soliditas organisasi, khususnya sikap individualis. Ia menambahkan, “Namun, dari penyakit yang kemungkinan menggoda itu, harus kita sadari dulu untuk kita imun dulu. Apa itu? Penyakit individual. Jadi, kalau kita punya penyakit individualis, akhirnya mementingkan diri sendiri, menjadikan organisasi ini sebagai tunggangan misalnya, ini enggak boleh,” katanya.
Deru menyoroti usia NU yang sudah lebih dari satu abad. Ia menyatakan, “NU ini sudah berusia lebih 1 abad. Secara kuantitas tidak diragukan lagi, sangat besar jumlahnya, tidak diragukan lagi,” ungkap Deru.
Ia mengapresiasi langkah Lakpesdam NU dalam menggelar pelatihan kader dan berharap kegiatan serupa dapat diperluas ke depannya. “Dengan adanya Lakpesdam NU bisa mengadakan pelatihan kader ini, saya sebagai umara juga sebagai Mustasyar di PWNU sangat mendukung, bahkan ke depan harus diperluas,” tambahnya.
Deru menekankan pentingnya penerapan ilmu kaderisasi di lapangan. Ia menegaskan, “Peserta ini, apa yang didapat di dalam ruang, dalam ilmu-ilmu sebagai kader yang akan diterapkan di lapangan, jangan hanya sekedar teori, tapi bagaimana mempraktikkan itu di lapangan,” tandasnya.
Artikel ini ditulis oleh Muhammad Alyuda Tri Utama, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker. Kegiatan ini menyoroti peran penting kader NU dalam menjaga integritas organisasi dan mempersiapkan mereka untuk bertindak sebagai teladan di masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
