DW 22 Tahun Laporkan Mantan Kirim Rekaman Asusila di TikTok
Gambar atau konten salah?
DW, seorang wanita berusia 22 tahun, melaporkan ke polisi di Palembang setelah dugaan penyebaran konten asusila oleh mantan pacarnya. Pada Selasa, 19 Mei 2026, dia mengungkapkan bahwa hubungan asmara mereka berakhir karena ketidakcocokan.
“Saya dan terlapor sebelumnya sepasang kekasih, namun seiring berjalannya waktu terjadi ketidakcocokan sehingga saya meminta putus kepada terlapor,” kata DW kepada petugas saat membuat laporan di Polrestabes Palembang.
Setelah putus, DW menyebut terlapor mengirimkan rekaman layar yang menampilkan dirinya hanya memakai pakaian dalam. Ia menambahkan, “Setelah itu terlapor mengirimkan video rekaman layar saya, hanya menggunakan pakaian dalam.”
DW juga menerima ancaman. Ia menjelaskan, “Dia mengancam akan mengirimkan video tersebut kepada orang lain maupun media sosial.”
Korban kemudian mengetahui bahwa video tersebut diduga sudah diunggah ke TikTok pada 16 Mei 2026. Ia berkata, “Lalu pada tanggal 16 kemarin, saya melihat video tersebut sudah disebarkan terlapor ke media sosial TikTok.”
Akibat kejadian tersebut, DW merasa malu, takut, dan dirugikan. Ia memutuskan untuk melapor ke Polrestabes Palembang agar tindakan lebih lanjut dapat diambil.
Ipda Hendra Yuswoyo menegaskan bahwa laporan tersebut telah diterima dan akan ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polrestabes Palembang. Ia menyatakan, “Laporan sudah kami terima dan akan segera kami serahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.”
Kasus ini menyoroti masalah penyebaran konten asusila di media sosial dan pentingnya tindakan hukum bagi korban. Masyarakat diingatkan untuk melaporkan dugaan pelanggaran serupa agar penegakan hukum dapat berjalan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
