Garuda Siap Hadiri FIFA ASEAN Cup 2026, Harap Sukses
Gambar atau konten salah?
FIFA ASEAN Cup akan digelar pada September hingga Oktober 2026.
Turnamen ini dijadwalkan pada jendela resmi FIFA Matchday. Meskipun diselenggarakan langsung oleh FIFA, belum ada rincian format yang dirilis.
FIFA ASEAN Cup pertama kali diumumkan pada Oktober tahun lalu. Publik bertanya apakah ajang ini akan menggantikan Piala AFF. Hingga kini, 11 negara ASEAN terdaftar akan ikut.
Keuntungan bagi Indonesia: karena turnamen terdaftar dalam kalender FIFA, skuad Garuda dapat memanggil pemain terbaik, termasuk yang berkarir di luar negeri.
Indonesia masih belum mendapatkan gelar di level senior. Prestasi tertinggi di Asia Tenggara adalah medali emas SEA Games 1991, saat tim utama belum terbagi. Di Piala AFF, Indonesia pernah menjadi runner‑up enam kali, masih menunggu kemenangan.
Pelatih baru, John Herdman, mulai bertugas pada awal 2026. Ia pernah membawa Timnas Kanada meraih prestasi internasional. Banyak publik berharap ia dapat meningkatkan reputasi Garuda.
Sebelum meluncur di FIFA ASEAN Cup, Herdman akan memimpin Indonesia di Piala AFF 2026, yang akan berlangsung Juli–Agustus.
Ringkasan: FIFA ASEAN Cup 2026 akan diadakan September–Oktober, menandai kesempatan bagi Indonesia memanggil pemain terbaik. Turnamen ini melibatkan 11 negara ASEAN dan masih belum ada detail format. Pelatih John Herdman, yang memimpin sejak 2026, akan mempersiapkan Indonesia di Piala AFF 2026 sebelum menghadapi kompetisi FIFA.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
