Geledah Kantor KPU OKU Timur, Sita 243 Bukti Dana Pilkada
Gambar atau konten salah?
Penggeledahan di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) OKU Timur dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU Timur. Langkah tersebut bertujuan mengusut dana hibah Pilkada 2024.
Operasi berlangsung pada hari Senin, 08 Juni 2026, mulai pukul 11.00 WIB hingga 17.00 WIB, total enam jam.
Hasil penggeledahan menimbulkan 243 barang bukti yang disita. Barang tersebut terdiri dari 239 dokumen, dua telepon genggam, dan dua laptop.
Menurut Kasi Pidsus Kejari OKU Timur, Hafiedz, “dalam penggeledahan ini beberapa dokumen disita untuk kepentingan penyidikan. Selanjutnya akan ada pemanggilan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait hal tersebut.”
Hafiedz menambahkan, “penyitaan ratusan dokumen dan sejumlah perangkat elektronik tersebut menjadi langkah penting dalam proses pembuktian perkara.”
Ia menjelaskan, “Seluruh barang bukti akan diperiksa secara detail untuk menelusuri alur penggunaan dana hibah pilkada serta mencocokkan berbagai keterangan yang telah diperoleh penyidik sebelumnya.”
Hafiedz menutup dengan, “Penggeledahan ini dilakukan untuk melengkapi alat bukti yang dibutuhkan dalam proses penyidikan. Semua dokumen dan perangkat yang diamankan akan dipelajari lebih lanjut untuk melihat keterkaitannya dengan perkara yang sedang ditangani.”
Selain itu, penyidik masih membuka kemungkinan pemanggilan sejumlah pihak untuk dimintai keterangan tambahan seiring proses pendalaman barang bukti yang telah diamankan.
Langkah ini menandai fase awal penyelidikan terkait alokasi dana Pilkada 2024 di wilayah OKU Timur.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
