Gelombang Mudik Bakauheni Naik 70%; Puncak 24‑25 & 28‑29 Maret
Gambar atau konten salah?
Gelombang pemudik pada arus balik lebaran 1447 Hijriah di Pelabuhan Bakauheni terus meningkat. Prediksi puncak arus mudik pertama akan terjadi malam ini hingga besok. General Manager PT ASDP cabang Bakauheni, Partogi Tamba, mengatakan dua gelombang puncak akan terjadi pada 24-25 Maret 2026 dan 28-29 Maret 2026.
“Malam ini hingga besok kami memprediksi akan terjadi lonjakan pemudik pada puncak arus balik lebaran,” katanya, Selasa (24 Maret 2026). Kemudian ia menambahkan, “Kemudian kami juga memprediksi puncak arus mudik kedua terjadi di akhir pekan yakni tanggal 28 dan 29,” sambungnya.
Ia menjelaskan faktor terjadinya dua gelombang puncak arus balik karena waktu libur masyarakat yang terbagi. “Jadi ada sebagian masyarakat yang besok sudah beraktivitas yakni bekerja. Kemudian ada juga yang baru beraktifitas pada Senin esok, jadi itu faktor-faktor yang kami prediksi,” jelasnya.
Memasuki H+3, tercatat 25.332 unit yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+2 atau naik 70,4% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 14.866 unit. Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa (Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu) pada H-10 sampai H+1 tercatat 572.270 orang atau naik 11,8% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 512.063 orang.
Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 127.363 unit atau naik 19,7% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 106.366 unit. (csb/csb)
Data ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam arus balik lebaran, menandai pola migrasi yang teratur di wilayah tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
