Gubernur Sumatera Selatan Target 7% Pertumbuhan Ekonomi
Gambar atau konten salah?
Herman Deru, gubernur Sumatera Selatan, menegaskan tekadnya untuk mencapai 7 persen pertumbuhan ekonomi di wilayahnya. Ia menyatakan bahwa target tersebut menuntut sinergi kuat antara kebijakan pemerintah dan pelaku bisnis. Hilirisasi dan infrastruktur menjadi fokus utama dalam rencana baru.
“Kalau tanya secara bisnis, 7 persen seharusnya pertumbuhan ekonomi yang luar biasa, jadi kita dari infrastruktur harus menyiapkan konektivitasnya,” ujar Herman Deru, Selasa (14 April 2026). Ia menilai bahwa pola pertumbuhan saat ini harus didukung oleh konektivitas yang memadai agar arus modal dan barang berjalan maksimal.
Selain memperkuat sektor bisnis, pemerintah daerah menekankan pentingnya memperdalam hilirisasi komoditas unggulan. Langkah ini bertujuan agar produk asal Sumatera Selatan memiliki nilai tambah tinggi sebelum dipasarkan, baik domestik maupun internasional. “Namun tentu kita tidak hanya fokus pada hilirisasi saja, tapi bagaimana visi ini bisa meresap hingga ke anak usaha dan seluruh sektor bisnis,” ungkap Deru.
Dari sisi fisik, Deru menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh lagi bersifat konvensional yang hanya fokus pada akses jalan raya. Ia mendorong diversifikasi infrastruktur yang lebih berdampak langsung pada efisiensi biaya produksi dan distribusi. “Infrastrukturnya tidak cukup jalan dan jembatan saja, lebih banyak infrastruktur lain yang harus kita bangun untuk mendukung target tersebut,” tegasnya.
Salah satu prioritas utama dalam waktu dekat adalah percepatan pembangunan pelabuhan di Sumatera Selatan. Kehadiran pelabuhan ini diyakini menjadi kunci utama dalam memperlancar arus barang dan menekan hambatan logistik yang selama ini terjadi. “Kita perlu membangun infrastruktur yang lebih luas, termasuk pelabuhan untuk mempercepat arus logistik yang menjadi kunci efisiensi ekonomi,” pungkas Deru.
Dengan strategi baru ini, Sumatera Selatan berharap dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih terintegrasi, meningkatkan nilai tambah produk, dan memperkuat konektivitas regional. Rencana ini menandai langkah konkret menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan dan inklusif di provinsi tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
