Harga Emas Palembang Naik Tipis, Buyback Naik Rp30 Ribu
Gambar atau konten salah?
Harga emas batangan di Palembang dan sekitarnya mencatat kenaikan tipis pada hari ini, 15 Juli 2026. Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas naik sebesar Rp 20.000 per gram. Sementara itu, harga buyback atau harga jual kembali emas juga ikut naik Rp 30.000 per gram.
Sepanjang pekan kedua Juli 2026, pergerakan harga emas sempat melambat sebelum akhirnya merangkak naik lagi. Pada 1 Juli 2026, harga emas tercatat di angka Rp 2.625.000 per gram. Angka tertinggi terjadi pada rentang 4 Juli hingga 6 Juli 2026, di mana harga bertahan di level Rp 2.670.000 per gram. Setelah itu, harga sempat turun dan kembali naik.
Hari ini, harga emas berada di posisi Rp 2.635.000 per gram. Angka ini masih di bawah puncak harga bulan ini, tapi sudah lebih tinggi dibandingkan posisi terendah pada 14 Juli 2026 yang menyentuh Rp 2.615.000 per gram. Perlu dicatat, semua harga yang tercantum belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,25 persen.
Berikut rincian lengkap harga emas batangan untuk berbagai ukuran yang berlaku pada 15 Juli 2026:
- Emas 0,5 gram: Rp 1.367.500
- Emas 1 gram: Rp 2.635.000
- Emas 2 gram: Rp 5.210.000
- Emas 3 gram: Rp 7.790.000
- Emas 5 gram: Rp 12.950.000
- Emas 10 gram: Rp 25.845.000
- Emas 25 gram: Rp 64.487.000
- Emas 50 gram: Rp 128.895.000
- Emas 100 gram: Rp 257.712.000
- Emas 250 gram: Rp 644.015.000
- Emas 500 gram: Rp 1.287.820.000
- Emas 1000 gram: Rp 2.582.039.000
Harga buyback emas hari ini juga mengalami kenaikan. Dari sebelumnya Rp 2.352.000 per gram, kini menjadi Rp 2.382.000 per gram. Artinya, ada kenaikan Rp 30.000 per gram. Kenaikan ini terjadi setelah harga buyback sempat turun dalam beberapa hari terakhir.
Fluktuasi harga emas ini dipengaruhi oleh pergerakan harga emas global dan nilai tukar rupiah. Kedua faktor itu bisa berubah kapan saja. Dampaknya langsung terasa pada harga jual dan harga buyback emas di dalam negeri.
Bagi masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi sekaligus lindung nilai, memantau pergerakan harga secara berkala menjadi penting. Dengan begitu, keputusan untuk membeli atau menjual emas bisa diambil pada waktu yang lebih tepat.
Berikut adalah catatan harga emas sepanjang bulan Juli 2026, dari tanggal 1 hingga 15 Juli 2026:
- 1 Juli 2026: Rp 2.625.000
- 2 Juli 2026: Rp 2.640.000
- 3 Juli 2026: Rp 2.651.000
- 4 Juli 2026: Rp 2.670.000
- 5 Juli 2026: Rp 2.670.000
- 6 Juli 2026: Rp 2.670.000
- 7 Juli 2026: Rp 2.655.000
- 8 Juli 2026: Rp 2.641.000
- 9 Juli 2026: Rp 2.633.000
- 10 Juli 2026: Rp 2.650.000
- 11 Juli 2026: Rp 2.655.000
- 12 Juli 2026: Rp 2.655.000
- 13 Juli 2026: Rp 2.635.000
- 14 Juli 2026: Rp 2.615.000
- 15 Juli 2026: Rp 2.635.000
Harga emas di Palembang hari ini memang hanya naik tipis. Tapi kenaikan buyback yang lebih besar bisa menjadi sinyal tersendiri bagi pemilik emas yang ingin menjual kembali logam mulianya. Sepanjang bulan Juli, harga emas bergerak dalam kisaran Rp 2.615.000 hingga Rp 2.670.000 per gram. Artinya, volatilitas masih cukup terasa. Bagi investor, momen seperti ini biasanya dimanfaatkan untuk menyesuaikan strategi, baik menahan atau melepas aset.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
