Harga Tiket Perempatfinal Piala Dunia 2026 Anjlok 65%

Bambang W. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Harga Tiket Perempatfinal Piala Dunia 2026 Anjlok 65%

Gambar atau konten salah?

Piala Dunia 2026 sudah sampai babak perempat final. Tapi anehnya, harga tiket justru turun drastis. Penyebabnya? Dua tuan rumah, Amerika Serikat dan Meksiko, sudah tersingkir lebih awal.

Ambil contoh pertandingan Spanyol melawan Belgia. Berdasarkan data dari TickPick, situs penjualan tiket sekunder, harga tiket termurah untuk laga itu merosot tajam. Tadinya sekitar US$ 3.200, sekarang cuma hampir US$ 1.100. Itu artinya, harga anjlok hingga 65%.

Kenapa bisa begitu? Sebelum turnamen, banyak yang memperkirakan AS akan melaju ke perempat final. Tapi Belgia menghentikan langkah mereka dengan skor telak 4-1. Otomatis, permintaan tiket dari suporter lokal ikut ambruk. Begitu juga dengan laga Inggris melawan Norwegia di Miami Gardens, Florida. Harga tiket termurahnya turun lebih dari 45%, dari hampir US$ 4.000 menjadi US$ 2.000. Meksiko, yang seharusnya bermain di pertandingan itu, sudah gugur lebih dulu.

CEO TickPick, Brett Goldberg, menjelaskan situasinya. "Harga tiket perempat final ditetapkan dengan harapan bahwa Meksiko dan AS akan lolos. Ketika mereka kalah dalam dua hari berturut-turut di babak 16 besar, terjadi penurunan permintaan yang signifikan dan langsung untuk pertandingan perempat final masing-masing tim," katanya.

Kanada juga sudah tersingkir pekan sebelumnya. Artinya, ketiga negara tuan rumah sudah tidak ada lagi di Piala Dunia. Wajar kalau antusiasme warga lokal menurun drastis. Dan itu langsung berdampak pada harga tiket.

Tapi bukan cuma harga tiket yang terpukul. Bisnis lain juga ikut merasakan dampaknya. Misalnya bar-bar yang biasa ramai saat nonton bareng. Mereka kehilangan pelanggan dalam sekejap.

Salah satunya Tom's Watch Bar. Bar ini punya 18 lokasi di AS. Mereka memperkirakan omzetnya bisa turun hingga 50% sampai Piala Dunia berakhir. Tanpa AS dan Meksiko, suporter kehilangan semangat untuk datang.

Brooks Schaden, salah satu pendiri dan CEO Tom's Watch Bar, bilang begini: "Hari-hari yang menampilkan Meksiko dan AS merupakan peningkatan besar bagi perusahaan. Yang perlu diperhatikan, tim Meksiko lebih menarik dibandingkan dengan AS dalam hal restoran, dengan para penggemarnya menghabiskan lebih banyak uang dan waktu di lokasi Tom's Watch Bar."

Meski begitu, bukan berarti semuanya gelap. Pendapatan mereka di hari-hari pertandingan Piala Dunia yang tersisa masih 25% lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa tanpa sepak bola.

Jadi, kepergian tim tuan rumah memang mengubah peta bisnis di balik Piala Dunia. Dari harga tiket yang melorot hingga omzet bar yang menyusut. Semua terhubung. Dan angka-angka itu menunjukkan betapa besarnya peran suporter lokal dalam menggerakkan ekonomi turnamen.

harga tiketPiala Dunia 2026tuan rumahAmerika SerikatMeksikopenurunan permintaanbisnis

Komentar

Memuat komentar...