Helikopter Berbantuan Memadamkan 8 Ha Karhutla di PALI

Yanto K. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 80 dibaca
Bisik.id
Helikopter Berbantuan Memadamkan 8 Ha Karhutla di PALI

Gambar atau konten salah?

Di wilayah Penukal Abab Lematang Ilir, Sumatera Selatan, karhutla kembali melanda. Dua helikopter water bombing dikirim untuk memadamkan api.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, melaporkan kejadian tersebut terjadi di area Abab, Talang Ubi, dan Penukal pada 01 Mei 2026. Ia berkata, “Luas lahan yang terbakar di tiga lokasi di PALI diperkirakan mencapai 5 hektare. Upaya penyiraman dengan helikopter water bombing di Abab dan Talang Ubi berhasil memadamkan karhutla seluas 3 hektare, sedangkan di Penukal seluas 2 hektare kondisinya masih berasap,” ujarnya.

Detail pemadaman di setiap lokasi menunjukkan upaya yang intens. Di Abab, helikopter melakukan 27 kali water bombing dalam 3 kali sorti. Di Talang Ubi, 11 kali water bombing dilaksanakan dengan 1 kali sorti. Sedangkan di Penukal, 15 kali water bombing dilakukan setelah helikopter menyelesaikan pemadaman di Talang Ubi. Karena masih ada asap, pemadaman di Penukal dilanjutkan lagi. Total dilakukan pemadaman karhutla 53 kali water bombing di wilayah PALI, tambahnya.

Selain PALI, helikopter juga menurunkan air di wilayah Ogan Ilir, tepatnya di Sungai Rambutan. Di sana, 3 kali water bombing dipadukan dengan bantuan satgas darat berhasil memadamkan lahan terbakar seluas 3 hektare.

Sudirman mengingatkan seluruh masyarakat, khususnya yang berada di zona rawan karhutla, untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Ia menegaskan, “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga agar tidak terjadi karhutla. Jika menemukan titik api atau asap, segera laporkan agar bisa ditangani lebih cepat,” tukasnya.

Dengan jumlah pemadaman mencapai 53 kali dan total luas terbakar 8 hektare di PALI, upaya penyelamatan terus berlanjut. Kejadian ini menegaskan pentingnya kewaspadaan dan pelaporan cepat dari warga untuk mencegah karhutla lebih luas.

karhutlaPenukal Abab Lematang IlirSumatera Selatanhelikopter water bombingBPBD SumselPALIOgan Ilir

Komentar

Memuat komentar...