Kapal Super Tanker Iran Masuk Teluk, Blokade AS Terbukti
Gambar atau konten salah?
Seorang pelaut mengamati kapal super tanker Iran yang terkena sanksi Amerika Serikat masuk ke perairan Teluk melalui Selat Hormuz pada 17 April 2026. Pergerakan ini terpantau lewat data pelayaran dari LSEG dan Kpler.
Blokade laut yang diberlakukan militer AS terhadap kapal yang mengunjungi pelabuhan Iran mulai diberlakukan pada 13 April 2026. Pemerintah AS mengumumkan langkah tersebut pada 12 April 2026 setelah perundingan damai di Islamabad gagal.
Menurut CENTCOM, setidaknya sepuluh kapal dipaksa berbalik arah sejak blokade diberlakukan. Mereka menegaskan tidak ada kapal yang berhasil menembus blokade sejak saat itu.
Data LSEG dan Kpler menunjukkan sebuah Very Large Crude Carrier (VLCC) bernama RHN tidak membawa muatan memasuki perairan Teluk pada 15 April 2026. Kapal ini mampu menampung hingga dua juta barel minyak, namun tujuan akhirnya belum diketahui.
Hari sebelumnya, VLCC Alicia, juga dikenai sanksi AS, melintasi Selat Hormuz menuju wilayah Irak. Kedua kapal memiliki riwayat mengangkut minyak Iran selama beberapa tahun terakhir.
Beberapa kapal lainnya dilaporkan berbalik arah akibat blokade, termasuk Rich Starry, yang juga dikenai sanksi. Kapal tersebut kembali ke perairan Teluk pada 15 April 2026, sehari setelah meninggalkan kawasan itu.
Di sisi lain, pihak Teheran mempertimbangkan opsi mengizinkan kapal berlayar melalui sisi Oman di Selat Hormuz tanpa risiko serangan. Opsi ini menjadi bagian dari proposal dalam negosiasi dengan AS, dengan syarat tercapainya kesepakatan untuk mencegah konflik baru.
Pergerakan super tanker ini menambah ketegangan di wilayah Teluk, di mana blokade militer dan sanksi internasional terus memengaruhi jalur pelayaran. Kapal-kapal yang terlibat tetap menjadi fokus utama bagi pihak-pihak yang memantau dinamika geopolitik di kawasan tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026