Karhutla Sumsel 5 Hektare Terbakar, Helikopter Water Bombing

Guntur P. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 81 dibaca
Bisik.id
Karhutla Sumsel 5 Hektare Terbakar, Helikopter Water Bombing

Gambar atau konten salah?

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di tiga wilayah Sumatera Selatan. Luas lahan yang terbakar mencapai 5 hektare. Pemadaman dilakukan dengan helikopter water bombing.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman menyatakan bahwa kejadian karhutla di tiga wilayah tersebut terjadi pada Rabu, 27 Mei 2026. Wilayahnya adalah Musi Rawas Utara (Muratara), Musi Banyuasin (Muba), dan Banyuasin.

Menurut laporan patroli udara, karhutla ditemukan di tiga daerah Sumsel. Iya, hasil laporan patroli udara menemukan lahan di tiga daerah Sumsel terbakar. Prioritas pemadaman dilakukan di Muratara dan Muba karena berpotensi meluas. Sedangkan di Banyuasin, karhutla terjadi di lahan sawah, ujarnya, Kamis.

Di Muba, karhutla terjadi di Sungai Keruh. Helikopter yang diturunkan ke wilayah itu melakukan 36 kali water bombing. Hingga akhir pemadaman, karhutla seluas 2 hektare belum padam. Upaya pemadaman di lokasi itu juga dilakukan oleh satgas darat.

Sedangkan di Muratara, karhutla terjadi di Karang Dapo seluas 2 hektare. Pemadaman juga dilakukan oleh satgas udara dengan melakukan 24 kali water bombing.

Karhutla di Muratara sudah padam, sedangkan di Muba akan kita cek lagi hari ini," jelasnya.

Patroli wilayah rawan karhutla terus dilakukan satgas udara dengan helikopter setiap hari. Saat ini, Sumsel mendapat bantuan 2 helikopter patroli dan 3 helikopter water bombing.

Sementara itu, berdasarkan data sebaran hotspot di wilayah Sumsel, pada Mei ini mengalami peningkatan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Hingga 27 Mei 2026, sebaran hotspot bulan ini mencapai 316 titik. Sedangkan pada April hanya terpantau 150 titik dan Maret 107 titik.

Kebakaran ini menandai peningkatan aktivitas karhutla di Sumatera Selatan. Meskipun upaya pemadaman intensif, beberapa area masih terbakar. Data hotspot menunjukkan tren kenaikan, menandakan perlunya pemantauan berkelanjutan.

KarhutlaSumatera SelatanHelikopter Water BombingHotspotMurataraMubaBanyuasin

Komentar

Memuat komentar...