Kerangka Nelayan 65 Tahun Ditemukan di Pesisir Jambi
Gambar atau konten salah?
Kerangka manusia ditemukan di pesisir Desa Sungai Sayang, Kecamatan Sadu, Tanjabtim, Jambi, pada 25 Maret 2026 sekitar pukul 17.00 WIB. Kerangka utuh, dari tengkorak hingga tulang kaki, masih terbalut pakaian.
Korban diidentifikasi sebagai Ruslan Gani, 65 tahun, nelayan asal Desa Sungai Pinang, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Identifikasi dilakukan melalui pencocokan postur dan pakaian.
Kapolres Tanjung Jabung Timur, AKBP Ade Candra, mengungkapkan keluarga korban sudah menghubungi pihaknya. Ia menyatakan, “Kami telah mengidentifikasi, terutama dari baju yang dikenakan oleh almarhum ini. Jadi ini teridentifikasi ada keluarga dari warga Kabupaten Lingga. Dari ciri-ciri keluarga meyakini bahwa ini orang tua mereka,” pada 29 Maret 2026.
Kerangka sudah diserahkan ke keluarga melalui Rumah Sakit Bhayangkara Jambi pada 28 Maret 2026. Jenazah dibawa ke rumah duka via jalur darat, lalu disebrang ke Kabupaten Lingga.
Ade menambahkan korban dilaporkan hilang saat melaut pada 13 Maret 2026. Tim gabungan di Lingga mencari, namun belum menemukan hingga kerangka ditemukan di Jambi. Ia berkata, “Almarhum ini biasanya melaut mencari ikan. Dia berangkat 13 Maret, jadi sekitar 13 hari sampai ditemukan tengkorak,”.
Autopsi menunjukkan benturan di tubuh korban. Polisi belum memastikan apakah benturan terkait tindak pidana. Ade berkata, “Untuk hasil autopsi memang ada benturan, tapi belum bisa dipastikan ada tindak pidana. Nanti perkembangan lebih lanjut,”.
Kasat Reskrim Polres Tanjung Jabung Timur, AKP Ahmad Sukani Daulay, menjelaskan kerangka ditemukan oleh warga saat mencari kepiting. Ia mengatakan, “Warga atau nelayan sedang mencari kepiting tercium aroma menyengat seperti bangkai lalu nelayan tersebut mencari sumber bau tersebut kemudian ditemukanlah sesosok tengkorak mayat manusia tersebut,” pada 26 Maret 2026.
Warga di Tanjabtim geger dengan penemuan tengkorak manusia. Kerangka masih terbalut pakaian, menambah ketegangan di wilayah pesisir.
Penemuan ini menyoroti tantangan pencarian korban hilang di wilayah pesisir. Kerangka ditemukan 13 hari setelah hilang, menunjukkan keterbatasan pencarian di laut.
Kerangka manusia ditemukan di pesisir Jambi, diidentifikasi sebagai nelayan 65 tahun dari Kepulauan Riau. Penemuan diwarnai proses pencarian, autopsi, dan identifikasi keluarga. Penemuan menegaskan pentingnya koordinasi antara kepolisian, rumah sakit, dan keluarga dalam menangani kasus hilang di laut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
