Koperasi di Tengah Karst: Bukan di Atas Gunung

Yanto K. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Koperasi di Tengah Karst: Bukan di Atas Gunung

Gambar atau konten salah?

Sebuah bangunan yang belum selesai dibangun di tengah kawasan perbukitan karst di Kabupaten Bandung Barat mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Bangunan itu adalah Koperasi Merah Putih (KMP) yang berlokasi di Kampung Girimulya, RT 02/09, Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat.

Dalam video yang beredar, koperasi itu tampak seperti berada di tengah hutan. Dikelilingi semak belukar dan rumpun bambu. Di belakangnya, menjulang bukit kapur dengan formasi batuan purba yang tersebar secara alami. Saat musim kemarau, angin membawa debu halus dari permukaan tanah yang kering dan aktivitas pengolahan kapur di sekitar lokasi.

Banyak yang menganggap lokasi bangunan itu tidak masuk akal. Tapi Kepala Desa Gunungmasigit, Tarkopa, punya cerita berbeda. Ia menegaskan bahwa gambaran yang viral di media sosial tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

"Posisinya di atas gunung, sebenarnya tidak. Tapi di bawah Gunung Masigit bahkan itu di lapang, di lapang parkir Stone Garden. Dan juga pembangunan itu tidak mengganggu lapang parkir karena memang diatur lah jangan sampai posisinya ada di tengah-tengah," kata Tarkopa saat ditemui pada Senin, 06 Juli 2026.

Bangunan Koperasi Merah Putih itu berukuran 20 x 30 meter. Progres pembangunannya masih tersisa sekitar 10 persen. Yang belum selesai adalah sentuhan akhir, seperti pemasangan rolling door dan furnitur untuk memajang produk yang nantinya akan dijual.

Letak bangunan ini sebenarnya berada di area parkir objek wisata Indiana Camp dan Stone Garden. Jaraknya sekitar 500 meter dari Jalan Raya Cianjur-Padalarang. Akses menuju lokasi memang berbatu dan sedikit menyulitkan, tapi tidak terlalu jauh dari pemukiman warga Kampung Girimulya.

Proses penentuan titik pembangunan KMP Gunungmasigit di kawasan Stone Garden dimulai ketika pemerintah desa memberikan beberapa rekomendasi lokasi ke PT. Agrinas Pangan Nusantara. Perusahaan itu adalah kepanjangan tangan pemerintah dalam menjalankan program Koperasi Merah Putih.

"Saya tunjukkan ada beberapa titik carik desa. Di antaranya Stone Garden, yaitu di RW 9 Girimulya, kedua carik desa di RW 16 di Liung Gunung, yang ketiga di Cigintung di RW 21, yang keempat di RW 19 di RW Cihalimun, dan yang kelima itu ada di Cicalada," ujar Tarkopa.

Dari kelima titik tersebut, kawasan Stone Garden dinilai paling ideal. Setelah itu, PT. Agrinas melakukan pengecekan langsung terkait lokasi dan aksesibilitas. Baru kemudian pembangunan dimulai.

"Jadi pemerintah desa hanya sampai ke situ. Ya, secara jujur itu tidak di atas gunung. Di bawah gitu, di antara Gunung Masigit dan apa Stone Garden. Ke permukiman juga kan tidak terlalu jauh," kata Tarkopa.

Bangunan itu berdiri di atas tanah carik desa. Tanah carik adalah tanah milik desa yang biasanya digunakan untuk kepentingan bersama. Tidak ada lahan warga yang terganggu.

Keberadaan Koperasi Merah Putih di kawasan wisata alam Bandung Barat ini diharapkan bisa menjadi jembatan pengembangan wisata. Selain itu, koperasi juga diharapkan bisa menunjang kebutuhan pangan dan menampung hasil bumi masyarakat sekitar.

"Harapan saya nantinya bisa berkolaborasi dengan pihak Pokdarwis karena kan Stone Garden itu dikelola oleh Pokdarwis. Ya itu nanti bisa berkolaborasi ya. Nah, nanti dengan warung-warung itu kan nanti bisa disuplai oleh Kopdes di situ," kata Tarkopa.

"Kemudian mudah-mudahan dengan adanya Kopdes ini nanti bisa mengangkat ketahanan pangan yang ada. Dan ke depannya juga Kopdes itu bisa menyuplai kepada MBG yang ada di Desa Gunung Masigit," imbuhnya.

Viralnya bangunan ini menunjukkan bagaimana sebuah lokasi bisa terlihat berbeda dari kenyataan jika dilihat dari sudut pandang tertentu. Yang tampak seperti bangunan tak berakses di tengah hutan, ternyata berada di area parkir wisata yang tidak jauh dari pemukiman. Bedanya, area itu memang dikelilingi oleh bentukan alam yang khas: bukit karst, semak, dan bambu.

Koperasi Merah PutihGunungmasigitStone GardenBangunan ViralKabupaten Bandung BaratKawasan KarstPembangunan

Komentar

Memuat komentar...