Kurban Masjid Agung Palembang Distribusi ke Kelurahan 18 & 19 Ilir
Gambar atau konten salah?
Di Palembang, panitia kurban Masjid Agung Palembang sedang menyiapkan distribusi daging kurban untuk dua kelurahan terdekat, yakni Kelurahan 18 Ilir dan 19 Ilir. Pihak panitia menekankan bahwa distribusi awal akan difokuskan pada wilayah ini sebelum disebarkan ke masyarakat umum.
Menurut Romi Syaiful, sekretaris panitia Salat Idul Adha dan Amin Kurban, panitia telah berkoordinasi dengan seluruh RT di kedua kelurahan tersebut. Ia menjelaskan, “Untuk saat ini distribusi kita, awal kita, fokus ke dua kelurahan terdekat. Pertama itu 19 Ilir dan yang kedua 18 Ilir. Yang mana dari kedua kelurahan ini kita telah menghubungi dan berkoordinasi dengan seluruh RT‑RT yang terkait,” kata Romi pada Senin, 25 Mei 2026.
Selain pendataan, panitia juga merekap jumlah kepala keluarga di wilayah tersebut. Romi melanjutkan, “Dan juga telah merekap dari RT‑RT tersebut beberapa KK dan juga berapa seluruh kepala keluarganya, dan untuk sementara total ada 700 sampai 800 untuk 2 kelurahan tersebut.” Data ini menjadi dasar bagi pembagian daging kurban yang adil.
Setelah menyelesaikan distribusi di 18 Ilir dan 19 Ilir, panitia berencana membagikan sisa daging kurban kepada masyarakat umum serta jemaah yang datang langsung ke Masjid Agung Palembang. Romi menjelaskan, “Setelah dari prioritas kedua kelurahan tersebut, kita juga nanti akan memprioritaskan yang berikutnya untuk masyarakat umum. Biasanya ke Masjid Agung itu pasti ada jemaah atau masyarakat yang datang langsung ke Masjid Agung Palembang.” Untuk mempermudah proses, panitia menyiapkan kupon pembagian, seperti yang dikatakan, “Nah, dari situ kita akan juga menyiapkan kupon‑kupon untuk melakukan pembagian distribusi daging hewan kurban.”
Sejauh ini, kemasan distribusi masih menggunakan kantong plastik. Romi menegaskan, “Untuk saat ini kita tetap masih menggunakan kantong plastik. Karena kalau kita menggunakan daun atau daun ulan, kita belum melakukan kerja sama dengan vendor‑vendor yang terlibat seperti itu.”
Jumlah hewan kurban yang telah terkonfirmasi di Masjid Agung Palembang adalah lima ekor sapi. Hewan-hewan tersebut berasal dari Yayasan Masjid Agung Palembang, jemaah, dan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Romi menutup, “Untuk saat ini yang telah terkonfirmasi itu ada lima ekor sapi. Yang pertama juga dari Yayasan Masjid Agung Palembang, ada dari jemaah tiganya, dan juga nanti ada insyaallah ada satu dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.”
Distribusi kurban ini menegaskan komitmen Masjid Agung Palembang untuk memastikan setiap keluarga yang membutuhkan dapat menerima daging kurban tepat waktu. Dengan koordinasi yang terstruktur, panitia berusaha menjaga kelancaran proses dari pendataan hingga distribusi akhir, sambil menunggu kerjasama lebih lanjut untuk kemasan ramah lingkungan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
