Lebaran 2026: Penumpang Palembang Mencapai 140% Kapasitas
Gambar atau konten salah?
Lebaran 2026 menandai lonjakan arus penumpang di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero), khususnya di Divisi Regional III Palembang. Pada dua hari berturut‑turut, 23 Maret 2026 dan 24 Maret 2026, jumlah penumpang mencapai puncak dengan 8.213 orang, setara dengan 140 persen dari kapasitas normal.
Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan bahwa lonjakan ini terjadi pada dua hari tersebut. “Pada dua hari tersebut, total jumlah penumpang mencapai 8.213 penumpang atau mencapai sekitar 140 persen dari kapasitas normal untuk tiga perjalanan kereta api penumpang yang beroperasi di wilayah Divre III Palembang,” ujarnya pada 25 Maret 2026.
Aida menambahkan bahwa tingginya mobilitas dipengaruhi oleh jadwal masuk kerja yang dimulai pada 25 Maret 2026. “Tingginya mobilitas ini dipengaruhi oleh mulai aktifnya kembali aktivitas masyarakat bekerja pada Rabu, 25 Maret 2026, sehingga masyarakat memilih kembali lebih awal ke kota asal,” ia katakan.
Selama periode Posko Angkutan Lebaran, yang berlangsung dari 13 Maret 2026 hingga 24 Maret 2026, total pelanggan kereta api di wilayah Divre III Palembang tercatat sebanyak 46.701 orang. Dari jumlah tersebut, 78.096 tiket berasal dari penjualan KA Bukit Serelo dan KA Sindang Marga dengan relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP), serta KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang. Sementara 34.451 tiket lainnya merupakan penjualan parsial KA Rajabasa dengan berbagai relasi menuju Kertapati maupun Tanjungkarang.
Penjualan KA Bukit Serelo menjadi layanan tertinggi, khususnya untuk relasi menuju Lubuklinggau yang mencapai 135 persen, serta tujuan Kertapati yang mencapai 138 persen. Untuk KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang, tingkat penjualan mencapai 140 persen, sedangkan KA Sindang Marga relasi Kertapati-Lubuklinggau mencapai 100 persen.
Seiring meningkatnya volume penumpang, KAI mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal ke stasiun dengan minimal satu jam sebelum jadwal keberangkatan guna mengantisipasi kemacetan di sekitar stasiun. “Kami, pihak KAI mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal ke stasiun, minimal satu jam sebelum jadwal keberangkatan, guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sekitar stasiun,” kata Aida.
Ia juga mengingatkan seluruh penumpang KAI untuk selalu menjaga dan mengawasi barang bawaan pribadi mereka selama perjalanan. “Kami mengingatkan bahwa seluruh barang pribadi menjadi tanggung jawab penumpang. Namun, petugas tetap akan membantu proses pencarian melalui layanan Lost and Found apabila segera dilaporkan,” jelasnya.
Dengan data ini, terlihat bahwa arus penumpang Lebaran 2026 di Palembang mencapai puncak signifikan, menandai kebutuhan akan persiapan logistik dan keamanan yang lebih baik di masa depan. dai/dai
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
