LKPSS Berikan Saran Ilmiah, Tuntun Palembang Hadapi Banjir
Gambar atau konten salah?
Lembaga Kajian Pembangunan Sumatera Selatan (LKPSS) datang ke Palembang membawa masukan ilmiah untuk membantu Pemerintah Kota. Pertemuan ini berlangsung pada Selasa (05 Mei 22026) di kantor Wali Kota. Topik utama adalah masalah banjir yang terus mengganggu kehidupan warga.
Ketua LKPSS, Rahidin Anang, menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyiapkan desain dan kajian yang melibatkan para ahli. Ia mengatakan, “Kami memberikan masukan terkait persoalan yang terjadi akhir-akhir ini, termasuk banjir. Kami juga sudah menyiapkan desain serta kajian yang melibatkan para ahli.”
Menurut Rahidin, penanganan banjir di Palembang harus terintegrasi dan sistematis. Salah satu solusi yang dia tawarkan adalah optimalisasi kolam retensi yang saling terhubung. “Kami mendorong pendalaman kolam retensi yang terintegrasi, serta pemanfaatan teknologi dalam pengelolaannya,” ujarnya.
Selain banjir, LKPSS menyoroti penataan kabel fiber optik yang dianggap mengganggu estetika kota dan berpotensi membahayakan. Mereka juga menilai pengelolaan parkir masih perlu dibenahi.
Ratu Dewa menyambut baik masukan tersebut. Ia menegaskan, “Saya sudah banyak menerima masukan terkait persoalan banjir dari berbagai pihak, termasuk akademisi. Ini bentuk kepedulian terhadap Kota Palembang.”
Mayor Ratu Dewa menegaskan komitmen pemerintah untuk memperbaiki masalah kota, khususnya banjir. Ia mengatakan, “Kita sepakat menyikapi masalah banjir ini secara serius. Banyak faktor yang memengaruhi, seperti curah hujan tinggi, pasang surut air, hingga perilaku masyarakat.”
Ia menambahkan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat agar solusi yang dihasilkan efektif dan berkelanjutan. “Terima kasih atas masukannya, tentu ini menjadi perhatian bagi kami,” ujarnya.
Dengan masukan LKPSS, Palembang berupaya mengatasi banjir melalui pendekatan ilmiah dan kolaboratif, menandai langkah konkret pemerintah kota dalam menghadapi tantangan perkotaan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
