Longsor Blokir Jalan Lintas Kerinci‑Bangko Di Muara Hemat
Gambar atau konten salah?
Jalan Raya Lintas Kerinci‑Bangko di Desa Muara Hemat, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, menjadi saksi bencana longsor pada 08 Mei 2026 pukul 04.30 WIB. Akibatnya, jalan nasional tersebut langsung diberlakukan sistem buka tutup untuk mengatur arus lalu lintas.
Menurut Kabid Humas Polda Jambi Kombes Erlan Munaji, hasil pemantauan Polsek Batang Merangin menunjukkan material longsor menutupi badan jalan. Jalan yang menjadi penghubung antara Kabupaten Kerinci dan Kabupaten Merangin terhambat, sehingga arus lalu lintas terganggu.
Personel Polsek Batang Merangin turun langsung ke lokasi. Mereka melakukan pengamanan, pengaturan lalu lintas, pemantauan situasi, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya longsor susulan. "Personel Polsek Batang Merangin telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengamanan, pengaturan lalu lintas, pemantauan situasi, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya longsor susulan," kata Erlan, Jumat.
Polisi berkoordinasi dengan Forkopimcam, Balai PU, dan dinas terkait. Mereka menyiagakan alat berat di titik rawan longsor dan bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi kejadian. Langkah ini bertujuan memastikan keamanan masyarakat dan kelancaran arus lalu lintas.
Erlan menjelaskan penyebab longsor. Curah hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis malam sekitar pukul 19.00 WIB hingga 23.00 WIB. Tambahan kondisi tanah labil dan lereng kemiringan di sekitar lokasi memperparah situasi.
Balai PU Provinsi Jambi terus melakukan proses pembersihan material longsor. Mereka menggunakan satu unit alat berat ekskavator untuk mengangkat material dan membersihkan jalan.
Berkat upaya penanganan, akses Jalan Lintas Kerinci‑Bangko kini dapat dilalui kendaraan roda empat. Sistem buka tutup tetap diterapkan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan selama proses pembersihan berlangsung.
Polda Jambi mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di kawasan Batang Merangin, untuk meningkatkan kewaspadaan. Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dan dapat memicu longsor susulan. Pengguna jalan diminta mematuhi arahan petugas di lapangan selama penerapan sistem buka tutup arus lalu lintas. "Pengguna jalan juga diminta mematuhi arahan petugas di lapangan selama penerapan sistem buka tutup arus lalu lintas," ujar Erlan.
Selain itu, jajaran Polsek Batang Merangin bersama unit patroli Satlantas dan Sabhara terus melakukan patroli serta monitoring di sekitar lokasi longsor. Langkah ini memastikan keselamatan masyarakat dan memantau perkembangan situasi terkini.
Peristiwa ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas lembaga dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko longsor di wilayah rawan. Dengan sistem buka tutup dan patroli berkelanjutan, pihak berwenang berusaha meminimalkan dampak bagi pengguna jalan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
