MBG Kota Palembang Pertimbangkan Sistem Prasmanan Baru
Gambar atau konten salah?
Dinas Pendidikan Kota Palembang sedang mengevaluasi cara penyajian makanan dalam program MBG (Makan Bergizi Gratis). Sebelumnya, makanan dibagikan dalam wadah ompreng atau kotak makan. Kini, pihak dinas mempertimbangkan sistem prasmanan sebagai alternatif.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Mohammad Affan Prapanca, menjelaskan bahwa program MBG masih berjalan dengan skema distribusi konvensional. Makanan disiapkan di Satuan Pelayanan Pemakanan Bergizi (SPPG) dan dikirim ke sekolah‑sekolah.
“MBG sudah berjalan seperti biasa. Sejauh ini penyajiannya masih menggunakan wadah ompreng (kotak makan),” ujar Affan saat dikonfirmasi pada 02 April 2026.
Meski demikian, Affan tidak menutup kemungkinan inovasi dalam metode penyajian. Menanggapi wacana penerapan sistem prasmanan yang dianggap lebih efisien dan edukatif bagi siswa, ia menyatakan akan membawa usulan tersebut ke meja rapat.
Menurutnya, perubahan mekanisme teknis seperti transisi ke sistem prasmanan memerlukan koordinasi lintas sektor agar pelaksanaannya tepat sasaran dan tetap higienis. “Terkait rencana sistem prasmanan ke depannya, akan kami diskusikan terlebih dahulu dengan stakeholder terkait,” tambahnya.
Program MBG di Palembang terus dipantau guna memastikan kualitas asupan nutrisi bagi para siswa. Fokus utama masih tertuju pada kelancaran distribusi dari titik produksi di SPPG menuju tiap‑titik sekolah agar makanan tetap segar saat diterima siswa.
Perubahan skema penyajian ini dapat meningkatkan efisiensi distribusi dan memberi pengalaman belajar bagi siswa, sekaligus menjaga standar kebersihan dan kualitas makanan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
