Merangin Target Jadi Lumbung Pangan Utama Jambi

Dani L. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 90 dibaca
Bisik.id
Merangin Target Jadi Lumbung Pangan Utama Jambi

Gambar atau konten salah?

04 April 2026 – Bupati Merangin, M Syukur, menegaskan keyakinannya bahwa kabupaten ini akan menjadi lumbung pangan utama di Provinsi Jambi. Ia menekankan pentingnya meningkatkan hasil produksi petani sebagai langkah utama.

"Kami yakin Kabupaten Merangin bisa menjadi lumbung pangan utama di Provinsi Jambi. Selain jagung, kita juga memiliki kekuatan di sektor padi dengan luas lahan mencapai 11.692 hektare," ujar Bupati Merangin dalam keterangan tertulis.

Lahan milik Pemerintah Kabupaten Merangin seluas 27 hektare telah diubah menjadi kebun jagung. Setiap hektar diperkirakan menghasilkan 5‑6 ton jagung pipil. Dengan total luas 27 hektar, perkiraan hasil panen kali ini berada di kisaran 135 hingga 162 ton.

Nilai ekonomi panen ini juga menjanjikan. Bulog membeli jagung dengan harga Rp 6.300 per kilogram. Di BBU Margo Tabir, diprediksi nilai produksi akan mencapai Rp 850 juta hingga Rp 1 miliar. Potensi ini menunjukkan keuntungan besar bagi petani setempat.

Syukur menegaskan bahwa keberhasilan di Margo Tabir hanyalah sebagian kecil dari rencana besar. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Merangin mengelola total 40 hektar lahan jagung. BBU Margo Tabir menguasai 27 hektar, BBU Dusun Tuo 8 hektar, BBU Jangkat 4 hektar, dan BBU Sungai Manau 1 hektar.

"Dengan dukungan lahan yang luas dan kondisi alam yang mendukung, hasil panen diyakini bisa terus meningkat dari tahun ke tahun. Merangin punya potensi besar di sektor pertanian. Kalau ini dimaksimalkan, kita optimistis bisa menjadi lumbung pangan di Jambi," tambahnya.

Untuk memperkuat sektor pertanian, Bupati memerintahkan pejabatnya agar memprioritaskan alokasi dana. Ia meminta Kepala BPKAD menambah dana pada pos perubahan.

"Tolong Kepala BPKAD, nanti di perubahan tambah lagi dana untuk pertanian. Apa yang dibutuhkan, tolong dipenuhi. Jika dananya tidak ada, nanti kita cari solusinya," tegas Bupati.

Selain jagung, BBU Margo Tabir sedang mengembangkan komoditas lain. Saat ini, padi sawah seluas 1,8 hektar dan tanaman hortikultura seperti cabai serta kacang tanah sedang ditanam. Diversifikasi ini bertujuan menjaga ketahanan pangan daerah.

Syukur menekankan sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Kolaborasi ini diharapkan memastikan sektor pertanian berjalan optimal, meningkatkan kesejahteraan petani, dan menjaga ketahanan pangan kabupaten.

"Dengan potensi panen yang besar, Merangin dinilai memiliki peluang kuat untuk menjadi salah satu daerah penopang kebutuhan pangan di Jambi, bahkan berkontribusi lebih luas di tingkat regional," tegasnya.

Dengan langkah-langkah konkret dan dukungan dana, Merangin berpotensi menjadi pusat produksi pangan yang stabil. Fokus pada diversifikasi komoditas dan sinergi pemerintah dapat memperkuat posisi kabupaten sebagai penopang kebutuhan pangan di Jambi dan sekitarnya.

lumbung panganjagungpadiMeranginBBU Margo TabirBPKADkesejahteraan petaniketahanan pangan

Komentar

Memuat komentar...