Nelayan Mustofa Evakuasi Bersama Ambulans Apung Polda Sumsel
Gambar atau konten salah?
04 April 2026 – Seorang nelayan berusia 44 tahun bernama Mustofa dari Desa Upang Induk, Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin, mengalami kondisi kritis dan memerlukan penanganan medis segera. Tim Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatera Selatan mengevakuasi korban menggunakan ambulans apung setelah laporan darurat datang.
Awalnya, bidan desa melaporkan situasi pada pukul 12.00 WIB. Ia menyatakan bahwa fasilitas kesehatan desa tidak mampu menangani kondisi Mustofa secara optimal. Setelah menerima kabar tersebut, petugas Polairud langsung menuju lokasi.
Evakuasi dimulai dengan penarikan korban menggunakan tandu dan kemudian dibawa ke speedboat yang telah dilengkapi fasilitas medis. Mustofa diseret ke atas kapal, sementara tim medis memulai perawatan di atas kapal.
Perjalanan menuntun ke Sungai Musi menuju Palembang. Selama perjalanan, tim tetap memantau kondisi pasien. Proses evakuasi berjalan lancar sampai Mustofa tiba di RS Pelabuhan Palembang untuk perawatan intensif.
Menurut Kombes Heru Agung Nugroho, Direktur Polairud Polda Sumsel, “Begitu ada laporan, personel langsung bergerak. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.” Ia menambahkan bahwa saat ini Mustofa sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan berangsur membaik.
Di sisi lain, Nandang Mu'min Wijaya, Kabid Humas Polda Sumsel, menjelaskan bahwa ambulans apung menjadi solusi bagi wilayah pesisir yang sulit dijangkau transportasi darat. “Ini bukan sekadar inovasi, tapi bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat, khususnya di daerah terpencil,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa layanan serupa akan terus dikembangkan, termasuk rencana menghadirkan klinik terapung di masa depan. Evakuasi ini menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian dan tenaga kesehatan desa dalam menangani situasi darurat, terutama di daerah dengan keterbatasan akses.
Dengan ambulans apung, Polda Sumsel memastikan layanan kemanusiaan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Mustofa kini dalam perawatan di rumah sakit dan menunjukkan tanda-tanda perbaikan, menandai keberhasilan koordinasi cepat antara polisi dan tenaga medis desa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen