OJK Siapkan Paket Calon Direksi BEI Pengumuman RUPS 29 Juni
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengumumkan paket calon direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) terpilih tujuh hari sebelum Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), yakni pada 22 Juni 2026. RUPS BEI dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni 2026.
OJK sudah melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon direktur utama (dirut) BEI pada Selasa (12/5). Proses serupa juga akan dilakukan terhadap calon direksi untuk masing-masing bidang. Setidaknya terdapat tujuh nama dalam satu paket direksi yang akan dikukuhkan oleh OJK. Namun, OJK masih enggan mengungkap identitas para calon tersebut karena fit and proper test masih berlangsung.
“Kami jaga dulu namanya nggak apa-apa ya, tapi nanti pasti kami akan umumkan pada saat tujuh nama tersebut dinyatakan terpilih dan diputuskan oleh OJK. Itu paling lambat tujuh hari sebelum pelaksanaan RUPS. RUPS ini tanggal 29 Juni, paling lambat 22 Juni sudah akan diinformasikan kepada publik,” ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Hasan menjelaskan, fit and proper test pada tahap awal dilakukan mencakup pemeriksaan administrasi. Ia juga menegaskan, seluruh paket calon yang didaftarkan ke OJK telah memenuhi ketentuan kriteria sebagai direksi BEI. “Kita tunggu ya, yang terpilih saja nanti kita akan umumkan. Artinya, untuk menjaga objektivitas prosesnya dan tidak semakin mempengaruhi aspek lain,” imbuhnya.
OJK sebelumnya mengaku telah menerima 28 calon direksi dari empat paket yang didaftarkan ke OJK. Setidaknya terdapat tiga paket yang terkonfirmasi maju dalam bursa pencalonan.
Paket pertama berasal dari Direktur Utama Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), Iding Pardi. Ia maju bersama enam orang lainnya, yakni Zaki Mubarak; Yulianto Aji Sadono; Umi Kulsum; Ahmad Subagja; Yohannes Liauw; dan Andre Tjahjamuljo.
Paket kedua berasal dari Penjabat sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik. Ia juga maju bersama enam orang lainnya, yakni Irvan Susandy; R. Haidir Musa; Irwan Abdalloh; R. M Irwan; Abdul Munim; dan Atep Salyadi Dariah Saputra.
Paket ketiga berasal dari Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana. Ia maju bersama Wuddy Warsono; Stephanus Turangan; Bernardus Sumargo; Poltak Hotradero; Syafruddin; dan Yoga Mulya.
Dengan proses ini, OJK berharap dapat memastikan bahwa calon direksi BEI memenuhi standar profesionalisme dan integritas. Pemilihan yang transparan dan objektif diharapkan menjaga kepercayaan investor dan kestabilan pasar modal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
