Operasi Ketupat Musi 2026 Berakhir, Polda Sumsel Siap Laga
Gambar atau konten salah?
Operasi Ketupat Musi 2026 akan segera berakhir, menandai akhir periode tugas khusus di wilayah Sumatera Selatan. Semua instansi keamanan sudah kembali menjalankan tugas sehari‑hari seperti biasa.
Rabu, 25 Maret 2026, pukul 07.00 WIB, Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho memimpin apel pagi sekaligus acara halal bihalal di halaman Mapolda Sumsel. Momen ini menandai kembali aktivitas kedinasan dan menjadi ajang konsolidasi internal untuk menyelaraskan kebijakan pasca‑Lebaran.
Sandi menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan, Idulfitri, hingga Hari Raya Nyepi. Ia mengatakan, “Keberhasilan pengamanan ini adalah hasil kerja bersama. Ini menjadi modal kepercayaan publik yang harus kita jaga dan tingkatkan,” kepada wartawan.
Meski sudah kembali ke rutinitas, Sandi menegaskan bahwa personel harus tetap siaga penuh, khususnya dalam memantau dinamika arus balik dan situasi kamtibmas di wilayah Sumsel. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan setelah cuti bersama.
Selain itu, Kapolda menyoroti potensi Karhutla sebagai ancaman serius. Ia mengatakan, “Karhutla tidak bisa ditangani secara sektoral. Kita harus bergerak bersama dan lakukan pencegahan sejak dini.”
Data dan prediksi dari BMKG menunjukkan musim kemarau 2026 diperkirakan datang lebih awal dan lebih kering dibanding tahun sebelumnya, dengan puncak pada Juli hingga Agustus. Kondisi ini meningkatkan risiko hotspot yang dapat berkembang menjadi kebakaran.
Untuk itu, Sandi menginstruksikan seluruh jajaran memperkuat langkah mitigasi: sinergi lintas instansi, pemetaan wilayah rawan, edukasi masyarakat, dan pencegahan praktik pembakaran lahan. Semua upaya ini bertujuan mencegah kebakaran hutan dan lahan sejak dini.
Dengan langkah-langkah tersebut, Polda Sumsel berharap dapat menjaga keamanan, menanggulangi potensi kebakaran, dan melindungi kepercayaan publik yang telah dibangun selama operasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
