Palembang Laju: Wali Kota Bicara Pertumbuhan Ekonomi & Jalan
Gambar atau konten salah?
Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengungkapkan bahwa kondisi ekonomi kota menunjukkan tren positif dan cukup menjanjikan.
Menurutnya, Palembang memiliki populasi sekitar 1,8 juta jiwa dan pertumbuhan ekonomi terus meningkat, meski inflasi naik bulan lalu namun kini sudah terkendali.
“Saat ini geliat Ekonomi Palembang seperti UMKM semakin bertumbuh semenjak adanya program MBG dari pak Prabowo,” ujar Dewa, Sabtu, 25 April 2026. Program MBG menjadi bagian dari upaya pemerintah.
Ia menambahkan bahwa program MBG berperan penting karena SPPG tumbuh hampir 180 unit. Dari pertumbuhan ini, UMKM berkembang dan lapangan pekerjaan diserap.
“Diperlukan sinergi, untuk infrastruktur ini bersinergi dengan Gubernur Sumatera Selatan. Karena orang Palembang ini tidak tahu entah itu jalan negara atau bukan jika ada jalan rusak atau berlubang pasti Gubernur atau Wali Kota yang ditanya masyarakat,” ujarnya. Gubernur Sumatera Selatan menjadi mitra utama dalam upaya perbaikan.
Ia menegaskan bahwa masyarakat menginginkan hasil nyata, terutama dalam perbaikan infrastruktur seperti jalan berlubang. “Masyarakat tidak melihat kewenangan, yang mereka tahu itu tanggung jawab Wali Kota atau Gubernur,” ujarnya.
“Seperti jam di Jambatan Ampera mati, masyarakat bertanya ke saya dan untuk menghidupkan jam tersebut harus izin ke Balai. Jalan nasional ada rusak harus koordinasi balai, selai itu saat Palembang banyak titik genangan karena hujan deras saya mau menghidupkan pompa agar tidak terjadi genangan air harus izin juga karena di bawah kewenangan pusat banyak regulasi yang harus dilewati,” tuturnya.
Di sektor koperasi, pemerintah daerah didorong untuk mempercepat pengembangan gerai Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari program nasional. “Hal ini menuntut kerja keras dan akselerasi dari pemerintah daerah agar pelaksanaannya berjalan optimal,” ujarnya.
Ratu Dewa menegaskan bahwa peningkatan kinerja birokrasi dan koordinasi antar instansi menjadi kunci dalam mendukung percepatan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Sekjen Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir mengatakan terkait regulasi, pihaknya akan mengundang balai-balai untuk bisa berkoordinasi terkait tugas dan fungsi dari balai tersebut. “Apakah yang dirasakan atau kesiapan seperti sedia payung sebelum hujan bisa masuk menjadi kerja bersama dengan adanya koordinasi,” ujarnya.
Dengan semua upaya tersebut, Palembang tampak bergerak menuju peningkatan ekonomi dan infrastruktur yang lebih baik, meski masih memerlukan kerja sama lintas lembaga untuk mengatasi tantangan regulasi dan kebutuhan publik, dengan dukungan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
