Palembang Warga Cek Status Bansos lewat Aplikasi Kemensos

Agus P. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 134 dibaca
Bisik.id
Palembang Warga Cek Status Bansos lewat Aplikasi Kemensos

Gambar atau konten salah?

Di Palembang, masyarakat berpenghasilan rendah kini dapat memeriksa status bantuan sosial (bansos) hanya dengan menggunakan NIK KTP lewat aplikasi Cek Bansos Kemensos. Aplikasi ini memudahkan warga mengetahui apakah dana bantuan sudah masuk ke rekening atau belum.

Menurut kebijakan pemerintah, bansos disalurkan setiap tiga bulan. Saat ini, pemerintah sedang memasuki tahap pencairan kedua atau triwulan II, yang mencakup bulan April, Mei, dan Juni. Setiap penerima akan menerima bantuan sekaligus untuk ketiga bulan tersebut, dengan nominal yang sudah ditetapkan.

Program bansos yang disalurkan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Pada tahun 2026, aturan penerima BPNT mengalami perubahan. Sebelumnya, masyarakat yang berada di desil 1 hingga 5 dapat menerima BPNT. Namun, mulai 2026, hanya desil 1 hingga 4 yang berhak mendapatkan sembako.

Desil adalah sistem klasifikasi berdasarkan tingkat kesejahteraan. Desil 1–5 menunjukkan urutan dari yang paling miskin (desil 1) hingga yang paling mampu (desil 5). Pemerintah menggunakan peringkat desil ini untuk menentukan siapa yang menjadi penerima bansos.

Berikut dampak perubahan desil pada masing‑masing program:

Dengan demikian, kelompok desil 1 sampai 4 memiliki peluang menerima semua jenis bansos. Desil 5 masih dapat menerima bantuan, namun terbatas pada program tertentu.

Berikut langkah-langkah memeriksa status penerima bansos lewat aplikasi:

  • Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos di Play Store atau App Store.
  • Buka aplikasi dan buat akun terlebih dahulu.
  • Lengkapi data yang diminta: NIK, KK, nama lengkap, alamat domisili, dan lain‑lain.
  • Unggah foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan selfie konfirmasi KTP.
  • Pastikan semua data sudah sesuai.
  • Submit data, tunggu proses verifikasi, lalu login ke akun.
  • Masukkan nama pengguna dan password yang telah dibuat.
  • Buka email untuk verifikasi tambahan jika diperlukan.
  • Setelah login, aplikasi menampilkan data keluarga lengkap dan tingkatan desil.

Alternatifnya, warga dapat memeriksa status melalui situs cekbansos.kemensos.go.id. Situs ini telah mengalami perubahan tampilan. Sebelumnya, penerima harus memasukkan nama lengkap dan alamat domisili. Sekarang, cukup masukkan NIK KTP dan kode huruf yang muncul di kolom.

Prosedur di situs:

  • Buka https://cekbansos.kemensos.go.id.
  • Masukkan NIK KTP.
  • Isi kode huruf yang muncul.
  • Klik tombol Cari Data.
  • Hasil pencarian otomatis muncul, menampilkan nama, desil, bansos sembako, PKH, dan PBI‑JKN.
  • Periksa kolom desil: angka 1, 2, 3, atau 4 menunjukkan hak menerima bantuan.
  • Pastikan status salah satu bansos tertulis “YA”. Jika penerima BPJS PBI, akan ada keterangan periode yang berlaku.

Jika NIK KTP belum terdaftar atau tertolak saat memeriksa bansos, beberapa faktor dapat menjadi penyebab. Menurut Sistem Online Data Penerima Bantuan Sosial (Solidaritas) Provinsi Jawa Barat, penyebabnya antara lain:

  • Tidak memenuhi kriteria administrasi.
  • Dianggap tidak layak menerima bantuan sosial provinsi oleh penilaian pemerintah.
  • Sudah terdaftar sebagai penerima manfaat pada jenis bantuan lain.
  • Terjadi kesalahan pada proses input data.
  • Potensi atau telah mengalami gagal salur.

Dengan memahami langkah-langkah ini, warga dapat memeriksa status bansos secara mandiri. Mengetahui desil dan status bantuan membantu keluarga merencanakan kebutuhan bulanan dan memastikan dana bantuan tidak tertunda.

Cek Bansos KemensosNIK KTPdesilProgram Keluarga Harapan (PKH)Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)PBI-JKNTriwulan II

Komentar

Memuat komentar...