Parade Bapang Barong Rayakan Hari Jadi Gianyar ke-255
Gambar atau konten salah?
Selasa malam, 7 April 2026, Balai Budaya Gianyar dipenuhi penonton. Di sana, Parade Bapang Barong mengisi ruang dengan suara dan gerak. Acara ini menandai bagian dari rangkaian perayaan hari jadi Kabupaten Gianyar ke-255, yang akan dirayakan pada 19 April 2026.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, I Wayan Adi Parbawa, menegaskan pada Rabu, 8 April 2026 bahwa parade ini dipenuhi semangat. Ia berkata, Tujuh duta se-Kabupaten Gianyar memeriahkan Parade Bapang Barong serangkaian hari jadi kota Gianyar ke-255.
Adi menjelaskan bahwa parade bapang barong melibatkan berbagai pelaku seni. Mulai dari seniman di sanggar seni, komunitas, sekaa teruna, hingga yowana, semua berperan dalam regenerasi pelaku seni budaya.
Pertunjukan dimulai dengan bapang barong dari Sanggar Dwi Bhuana Sari, Banjar Abiansemal, Kecamatan Ubud. Selanjutnya tampil Gamelan Laya Sabda, duta Kecamatan Payangan, diikuti oleh Sanggar Kayon Pejeng, Kecamatan Tampaksiring. Aksi berlanjut lewat Sanggar Bagus Bhuwana Mas, Kecamatan Sukawati; Sekaa Sebunan Sanggar Seni Jenggala Gora, Kecamatan Blahbatuh; dan Sanggar Seni Manik Bengkel, Kecamatan Gianyar. Penutup parade dihadiri oleh Sekaa Truna Aristha Bhuana Banjar Kendran, Kecamatan Tegalalang.
Penonton menanti setiap penampilan dengan sorakan dan tepuk tangan. Adi menilai, Parade Bapang Barong berlangsung semarak dengan menampilkan kreativitas terbaik melalui garapan yang atraktif dengan ciri khas dan keunikan dari masing-masing kecamatan melalui pertunjukan yang sarat makna dan nilai dan filosofis dalam kehidupan masyarakat tradisional Bali.
Menurut Adi, parade bukan sekadar hiburan. Ia menyatakan, Perhelatan ini menjadi penyatuan komitmen bersama para seniman dan tokoh seni dalam mewujudkan pelestarian seni dan budaya. Kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan bagi seniman muda untuk mengembangkan dan menjaga warisan budaya leluhur.
Selain itu, pencarian bakat berbasis kearifan lokal dilakukan oleh Majelis Kebudayaan Bali Kabupaten Gianyar bersama Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui parade tersebut.
Acara ini memperlihatkan bagaimana komunitas seni di Gianyar bersatu dalam rangka memperingati sejarah dan menjaga warisan budaya. Parade Bapang Barong menjadi contoh kolaborasi antar kecamatan, menegaskan pentingnya pelestarian seni tradisional di tengah perkembangan zaman.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SMP Jembrana: 99,97% Lulus, Satu Siswa Tidak Lulus Di Sekolah
Enam Pemancing Diselamatkan Setelah Perahu Terbalik Buleleng
Penurunan Wisnus Bali 4,14% Tahun Ini, 2,03% Bulanan
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Cuaca cerah berawan Bali, hujan ringan Badung Denpasar
Kamis 04 Juni 2026: Hari Ala Ayuning Dewasa, Waktu Lahan
