Pasar Murah 1 Ulu: Beras Lebih Murah Menjelang Idul
Gambar atau konten salah?
Di Kelurahan 1 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, warga menunggu pagi hari untuk membeli bahan pangan dengan harga lebih bersahabat. Operasi Pasar Murah ini dirancang khusus agar masyarakat dapat menghemat pengeluaran, terutama menjelang Idul Adha.
Warga mengaku selisih harga cukup signifikan. Salah satu warga, Aminah berusia 42 tahun, menjelaskan alasan kedatangannya. “Sengaja datang pagi‑pagi demi beras murah ini. Di pasar biasa harganya bisa sampai Rp 70.000 lebih, di sini cuma Rp 54.000. Lumayan banget sisanya bisa dipakai buat beli bumbu dapur yang lain,” ujarnya, Kamis (21 Mei 2026).
Ratna, 38 tahun, juga menunjukkan kegembiraannya. “Alhamdulillah telur per kilonya cuma Rp 24.000, biasanya di warung dekat rumah bisa sampai Rp 29 ribuan. Minyak goreng juga dapat murah Rp 14.700. Harapannya ya acara begini sering‑sering diadakan, jangan pas mau lebaran saja,” ungkapnya.
Lurah 1 Ulu, Khairul Effendi, menegaskan tujuan pasar ini. “Alhamdulillah, disambut sangat antusias. Ini sangat membantu kebutuhan warga menyambut hari raya Idul Adha,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pasar ini berfokus pada komoditas utama: beras, minyak goreng, telur, dan daging segar. Semua barang tersebut cepat habis karena harga yang lebih rendah.
Berikut contoh perbandingan harga: beras SPHP, yang biasanya dijual sekitar Rp 69.000 per karung, ditawarkan Rp 54.000. Minyak goreng dijual Rp 14.700 per liter, sementara telur ayam ras Rp 24.000 per kilogram. Selisih ini, meski hanya satu atau dua ribu rupiah, dianggap sangat berarti bagi banyak keluarga.
Warga menyatakan bahwa harga yang lebih murah membuat mereka dapat membeli lebih banyak atau menyimpan uang untuk kebutuhan lain. “Masalah harga alhamdulillah relatif murah dan sangat terjangkau untuk masyarakat, terutama ibu‑ibu. Walaupun selisih seribu atau dua ribu rupiah, itu sangat berarti bagi mereka,” kata seorang warga.
Operasi Pasar Murah ini menunjukkan upaya pemerintah daerah untuk menurunkan beban biaya hidup warga. Dengan menyediakan bahan pangan dasar dengan harga yang lebih rendah, masyarakat dapat mengalokasikan dana untuk keperluan lain, termasuk persiapan perayaan Idul Adha. Kegiatan ini menjadi contoh sederhana bagaimana kebijakan lokal dapat langsung memengaruhi kesejahteraan sehari‑harian.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
