Pelajar Menunggu Prabowo Lampung, Dinas Pendidikan Tegaskan
Gambar atau konten salah?
10 Juni 2026 menjadi hari yang penuh warna di Kota Bandar Lampung. Ribuan pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA terlihat menumpuk di beberapa ruas jalan, menunggu kedatangan Presiden Prabowo Subianto. Mereka berdiri di sepanjang jalur rombongan, mulai dari Stadion Pahoman hingga Hotel Novotel Lampung.
Para pelajar mengibarkan bendera Merah Putih kecil dan melambaikan tangan ketika kendaraan Presiden melintas. Banyak yang memotret momen tersebut menggunakan telepon genggam. Kegiatan ini menarik perhatian publik karena jumlah siswa yang hadir cukup besar di beberapa titik.
Namun, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Thomas Amirico menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menginstruksikan sekolah untuk mengerahkan siswa menyambut Presiden. Ia mengatakan, “Ini kan ada informasi yang sudah final bahwa Pak Presiden akan hadir di Lampung dalam rangka Munas HIPMI. Informasi itu sudah diketahui masyarakat, termasuk para guru dan siswa.”
Thomas menambahkan bahwa antusiasme siswa untuk melihat langsung Presiden adalah hal yang wajar. Ia menegaskan, “Kehadiran Presiden tentu menjadi hal yang baik, tetapi tidak boleh ada pengondisian atau koordinasi kepada siswa untuk penyambutan Pak Presiden. Biarkan berjalan natural saja.”
Ia juga mengingatkan bahwa bila ada siswa yang hadir, pelaksanaannya harus memperhatikan keselamatan dan kenyamanan. Menurutnya, siswa tidak boleh berdesak-desakan atau terlalu lama berada di bawah terik matahari saat menunggu rombongan. Ia menegaskan, “Kalau memang ada antusiasme dari siswa dan masyarakat untuk bertemu atau menyambut Pak Presiden, silakan. Tapi harus ditata dengan baik, tidak berdesak-desakan dan tidak berpanas-panasan.”
Prabowo tiba di Bandar Lampung untuk menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI 2026 yang digelar di Hotel Novotel Lampung. Sebelum berangkat ke kota, ia melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pesisir Barat untuk meresmikan RSUD KH Muhammad Thohir.
Acara ini menegaskan bahwa meski antusiasme publik tinggi, koordinasi resmi dari dinas pendidikan tetap menjaga agar kegiatan berlangsung aman dan teratur. Dengan demikian, sambutan Presiden berlangsung alami namun teratur, menegaskan pentingnya peran sekolah dalam memfasilitasi kegiatan publik tanpa mengganggu keselamatan siswa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
