Pemerintah Rekrut 30.000 Manajer Koperasi Desa 2026
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Indonesia membuka peluang kerja besar-besaran di sektor koperasi. Kementerian Koperasi (Kemenkop) mengumumkan rekrutmen nasional untuk 30.000 posisi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih 2026. Pendaftaran resmi dimulai pada 15 April 2026 dan terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia yang memenuhi kualifikasi. Program ini menargetkan peningkatan layanan masyarakat.
Rekrutmen ini digelar secara nasional dan bersifat terbuka untuk umum. Kemenkop menyatakan bahwa pemerintah membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung dalam program strategis ini. Program ini bertujuan memperkuat ekonomi desa melalui pengelolaan koperasi yang lebih profesional. Koperasi desa menjadi tulang punggung ekonomi lokal.
Jumlah tenaga profesional yang dibutuhkan mencapai 30.000 orang. Proses seleksi berlangsung dalam beberapa tahap, dimulai pada pertengahan April dan berakhir pada pertengahan Juni 2026. Berikut rincian jadwal lengkapnya:
- Pengumuman dan pendaftaran seleksi: 15-24 April 2026
- Seleksi administrasi: 15-25 April 2026
- Pengumuman hasil seleksi administrasi: 26-27 April 2026
- Pengumuman jadwal seleksi kompetensi: 1-4 Mei 2026
- Pelaksanaan seleksi kompetensi: 5-14 Mei 2026
- Pengumuman hasil seleksi kompetensi: 17-19 Mei 2026
- Pengumuman jadwal seleksi kompetensi tambahan: 24 Mei-7 Juni 2026
- Pelaksanaan seleksi kompetensi tambahan: 24 Mei-7 Juni 2026
- Pengumuman hasil akhir: 15-17 Juni 2026
Rekrutmen ini juga mendukung pencapaian SDGs.
Untuk mendaftar, pelamar harus memenuhi persyaratan umum berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Lulusan D-IV atau S1 dari semua jurusan
- IPK minimal 2,75 dari skala 4,00
- Usia minimal 20 tahun dan maksimal 35 tahun saat mendaftar
- Sehat jasmani dan rohani
Selain persyaratan umum, pelamar juga perlu menyiapkan dokumen administrasi berikut:
- Pas foto formal ukuran 4x6, maksimal enam bulan terakhir, latar belakang biru, mengenakan kemeja rapi, wajah tampak jelas menghadap depan, bukan swafoto
- Scan berwarna e-KTP yang masih berlaku, atau Surat Keterangan Perekaman e-KTP dari Disdukcapil atau instansi berwenang
- Scan berwarna ijazah asli (bukan legalisir) sesuai kualifikasi yang disyaratkan. Lulusan luar negeri wajib melampirkan ijazah yang telah disetarakan kementerian terkait
- Scan berwarna transkrip nilai asli yang mencantumkan IPK. Lulusan luar negeri wajib menyertakan dokumen konversi IPK dari kementerian terkait
- Surat Keterangan Sehat jasmani dan rohani dari dokter di fasilitas kesehatan pemerintah
- Surat pernyataan yang diketik, ditandatangani dengan tinta hitam, dan dibubuhi materai Rp10.000 (tempel atau e-meterai). Format dapat diunduh di laman resmi Panselnas
Pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui dua cara berikut:
- Akses langsung portal resmi Panselnas di https://phtc.panselnas.go.id/Pindai
- Pindai kode QR yang tersedia di akun resmi Kemenkop
Portal menyediakan panduan lengkap bagi pelamar. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kapasitas manajerial di koperasi desa. Dengan melibatkan ribuan tenaga profesional, diharapkan koperasi dapat beroperasi lebih efisien dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Koperasi yang terkelola baik dapat meningkatkan kesejahteraan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
