Penggantian Jembatan Air Baruga Target 2027, Jalan 7 km

Iwan D. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 115 dibaca
Bisik.id
Penggantian Jembatan Air Baruga Target 2027, Jalan 7 km

Gambar atau konten salah?

Jembatan Air Baruga, yang menjadi penghubung antara Sekayu (Kabupaten Musi Banyuasin) dan Lubuklinggau di Sumatera Selatan, sudah dinilai tua dan rawan. Jembatan ini terletak di KM.172+600, Desa Beruge, Kecamatan Babat Toman.

Bupati Muba, M Toha Tohet, menegaskan pentingnya jalur tersebut karena menghubungkan dua kabupaten sekaligus menjadi rute utama antara Sumatera Selatan dan wilayah Bengkulu-Jambi.

"Apa saja yang bisa kita kerjasama atau kolaborasikan untuk rencana penggantian jembatan ini. Setelah ini kita akan berkumpul dengan camat, kades dan masyarakat setempat untuk menginformasikan dan menyosialisasikan tentang penggantian Jembatan Air Baruga yang berlokasi di KM.172+600, Desa Beruge, Kecamatan Babat Toman," ujar Bupati Muba.

"Dengan kita berkoordinasi, mudah-mudahan pembangunan ini bisa dilakukan tanpa adanya konflik yang berlebih. Kita lakukan pendekatan agar masyarakat mengerti, karena ini untuk kebaikan masyarakat sendiri. Pemkab Muba siap mendukung dan men-support. Kita perkuat koordinasi untuk menyampaikan kepada masyarakat," tambahnya.

Penggantian jembatan ini telah dikoordinasikan dengan BPJN (Balai Pelaksanaan Jalan Nasional) Sumsel, yang bertanggung jawab atas jalan nasional di wilayah tersebut.

Selain itu, jalan rusak di ruas Mangun Jaya-Musi Rawas juga akan diperbaiki oleh BPJN. Targetnya, akses sepanjang 7 kilometer yang rusak akan teratasi pada 2027.

"Usia Jembatan Baruga sudah berumur, ini menjadi konsen untuk dilakukan penggantian jembatan. Ruas jalan ini juga akan kita perbaiki dan ini sudah menjadi prioritas kami," ujar Kepala BPJN Sumsel Panji Krisna Wardana.

"Dari 43 kilometer ini kemantapannya di 66 persen. Dari panjang itu, 26 km di antaranya dalam kondisi baik dan 15 kilometer dalam kondisi rusak. Dari 15 km yang rusak tadi, 7 km akan kita tuntaskan sampai dengan tahun 2027. Sisanya (8 km), akan diselesaikan bertahap tahun 2027-2029," jelasnya.

Panji juga menegaskan bahwa ruas jalan Sekayu-Lubuklinggai menjadi prioritas utama. Ia menambahkan bahwa kondisi Jembatan Baruga sudah mendesak untuk diganti.

Panji menjelaskan kondisi jalan nasional di Muba. Ia menyebut bahwa dari Mangun Jaya (Muba) sampai ke batas Kabupaten Musi Rawas, panjangnya 43 kilometer.

Kemantapan jalan nasional tersebut mencapai 66 persen. Dari panjang itu, 26 kilometer dalam kondisi baik, 15 kilometer rusak. Dari 15 km yang rusak, 7 km akan diselesaikan pada 2027, sisanya 8 km bertahap 2027-2029.

Dengan koordinasi yang baik, diharapkan proyek penggantian jembatan dan perbaikan jalan dapat berjalan tanpa konflik. Pendekatan ini bertujuan agar masyarakat memahami bahwa pembangunan ini demi kebaikan bersama.

Kementerian, pemerintah kabupaten, dan masyarakat setempat berencana mengadakan pertemuan rutin untuk memantau kemajuan, memastikan transparansi, dan mengatasi kendala teknis.

Pentingnya Jembatan Air Baruga tidak hanya bagi mobilitas harian, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi regional, menghubungkan pasar dan mempercepat distribusi barang.

Kegiatan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan infrastruktur, menjaga keselamatan lalu lintas, dan memperkuat konektivitas antar kabupaten.

Penggantian Jembatan Air Baruga dan perbaikan jalan di Muba diproyeksikan selesai pada 2027, dengan sisa pekerjaan diikuti hingga 2029, menandai langkah penting dalam pengembangan infrastruktur Sumatera Selatan.

Jembatan Air BarugaBPJNPenggantian JembatanSumatera SelatanLubuklinggauKabupaten Musi Banyuasin2027

Komentar

Memuat komentar...