PHEV Naik 2.089 Unit, Chery & Wuling Dominasi Pasar
Gambar atau konten salah?
Segmen mobil Plug‑in Hybrid Electric Vehicles (PHEV) di pasar domestik menunjukkan pertumbuhan, meski masih jauh di bawah penjualan mobil listrik. Pada periode 01 Januari 2025 – 30 April 2025 hanya sedikit pabrikan yang meluncurkan model PHEV, sehingga total penjualannya hanya 91 unit. Tahun berikutnya, pada periode 01 Januari 2026 – 30 April 2026, jumlah unit yang terjual melonjak menjadi 2.089 unit.
Angka kenaikan ini terlihat jelas pada bulan 01 April 2026, ketika distribusi PHEV naik 60,2 persen dibandingkan bulan Maret. Sebelumnya, pada Maret, hanya tercatat 355 unit yang terjual.
Melihat daftar mobil PHEV terlaris, aroma "Negeri Tirai Bambu" terasa sangat menyengat. Pabrikan asal China, Chery dan Wuling, mendominasi pasar ini. Chery Tiggo 8 CSH menjadi model unggulan dengan penjualan 229 unit, jauh melampaui pesaing. Wuling Eksion menempati posisi kedua, berjualan 183 unit. Model-model lain seperti Chery Tiggo 9 CSH, Geely Starray EM‑i, dan Jaecoo J8 SHS juga masuk dalam daftar, masing‑masing mencatat penjualan antara 52 hingga 31 unit.
Berbeda drastis, pabrikan non‑China—dari Jepang dan Eropa—menempatkan PHEV di kelas premium. Penjualannya lebih kecil karena menargetkan konsumen "dompet tebal". Hanya dua model yang menembus batas harga di atas Rp 1 miliar: Lexus RX 450h+ dan Mazda CX‑80.
Perbandingan dengan mobil listrik menunjukkan perbedaan tajam. Penjualan wholesales mobil listrik pada periode 01 Januari 2026 – 30 April 2026 mencapai 47.781 unit, naik 89,4 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, ketika mobil listrik hanya terjual 25.231 unit.
Berikut daftar lengkap mobil PHEV terlaris April 2026:
- Chery Tiggo 8 CSH: 229 unit
- Wuling Eksion: 183 unit
- Chery Tiggo 9 CSH: 52 unit
- Geely Starray EM‑i: 35 unit
- Jaecoo J8 SHS: 31 unit
- Mazda CX‑80: 14 unit
- Wuling Darion: 10 unit
- Lexus RX 450h+: 9 unit
- Jaecoo J7 SHS: 6 unit
Secara keseluruhan, PHEV masih berada di tahap awal penetrasi pasar, namun tren kenaikan penjualan menunjukkan potensi pertumbuhan di masa depan. Mobil listrik tetap menjadi pilihan utama bagi konsumen yang menuntut performa dan efisiensi tinggi, sementara PHEV menawarkan alternatif bagi mereka yang masih mempertimbangkan biaya operasional dan jarak tempuh.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Toyota Panggil Produsen Jepang Bersatu Lawan Mobil China
Tragedi Indramayu: 12 Tewas Akibat Pikap Angkut Manusia
BYD Tabrak Kaca Gedung SCBD, Sopir Salah Injak Pedal
Mitsubishi Luncurkan XForce Hybrid, SUV Irit Pertama
Recall Stiker, Subaru Tarik 541 Ribu Mobil di AS
Rincian Tarif SWDKLLJ 2025, Dari Motor hingga Truk
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
