Piala Dunia 2026: 48 Tim, 104 Pertandingan Menanti Segera
Gambar atau konten salah?
Piala dunia 2026 akan segera digelar, menandai ajang sepakbola paling bergengsi di dunia. Pada edisi sebelumnya, Argentina keluar sebagai juara.
Perkiraan 22 hari tersisa sebelum pertandingan pembuka. Menurut data FIFA, laga pertama akan berlangsung pada 11 Juni 2026 di Mexico City Stadium. Pada 20 Mei 2026, perhitungan hari menunjukkan hanya dua puluh dua hari lagi.
Format baru akan menampung 48 tim dan menghasilkan 104 pertandingan. Setiap tim akan bermain di grup empat, sehingga terbentuk 12 grup.
- Grup A
- Meksiko
- Afrika Selatan
- Korea Selatan
- Republik Ceko
- Grup B
- Kanada
- Bosnia-Herzegovina
- Qatar
- Swiss
- Grup C
- Brasil
- Maroko
- Haiti
- Skotlandia
- Grup D
- Amerika Serikat
- Paraguay
- Australia
- Turki
- Grup E
- Jerman
- Curacao
- Pantai Gading
- Ekuador
- Grup F
- Belanda
- Jepang
- Swedia
- Tunisia
- Grup G
- Belgia
- Mesir
- Iran
- Selandia Baru
- Grup H
- Spanyol
- Tanjung Verde
- Arab Saudi
- Uruguay
- Grup I
- Prancis
- Senegal
- Irak
- Norwegia
- Grup J
- Argentina
- Aljazair
- Austria
- Yordania
- Grup K
- Portugal
- Republik Demokratik Kongo
- Uzbekistan
- Kolombia
- Grup L
- Inggris
- Kroasia
- Ghana
- Panama
Dengan 48 tim dan 104 pertandingan, Piala dunia 2026 menjanjikan kompetisi yang lebih luas dan intens. Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker. Piala dunia 2026 menandai babak baru bagi sepakbola global, mengundang perhatian semua penggemar di seluruh dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
